Dampak Stigma Sosial Terhadap Mantan Narapidana Di Kabupaten Pidie Dalam Perspektif Kriminologi (Studi Kasus Gampong Blang Paseh Kec. Kota Sigli, Kabupaten Pidie)

Muhammad Fizhilal Aulia, 220104038 (2026) Dampak Stigma Sosial Terhadap Mantan Narapidana Di Kabupaten Pidie Dalam Perspektif Kriminologi (Studi Kasus Gampong Blang Paseh Kec. Kota Sigli, Kabupaten Pidie). Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam, 2 (1). pp. 1-14. ISSN 3110-1089 (Submitted)

[thumbnail of Stigma Sosial; Mantan Narapidana; Kriminologi; Reintegrasi Sosial; Peran Pemerintah Gampong] Text (Stigma Sosial; Mantan Narapidana; Kriminologi; Reintegrasi Sosial; Peran Pemerintah Gampong)
artikel Fizhilal Fix.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (437kB)

Abstract

Abstrak: Reintegrasi sosial mantan narapidana sering terhambat oleh resistensi masyarakat yang berpotensi menjadi faktor kriminogenik pemicu residivisme. Penelitian ini berangkat dari permasalahan stigma sosial yang dialami mantan narapidana yang sering kali menutup akses pemulihan hak sipil mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menjawab dua pertanyaan utama: bagaimana stigma sosial dianalisis dalam perspektif kriminologi, dan bagaimana dampak nyata stigma tersebut terhadap proses reintegrasi di Gampong Blang Paseh serta peran pemerintah gampong dalam menanganinya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mantan narapidana dan perangkat gampong. Berbeda dengan asumsi umum, temuan penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial di Gampong Blang Paseh tidak bermanifestasi sebagai penolakan terbuka atau pengucilan sistematis, melainkan hanya berupa kewaspadaan situasional pada fase awal pembebasan. Perangkat gampong terbukti memainkan peran krusial melalui pendekatan persuasif yang berhasil meredam dampak negatif stigma, sehingga mantan narapidana tetap memiliki akses terhadap partisipasi sosial dan ekonomi lokal. Disimpulkan bahwa stigma sosial tidak bersifat deterministik; peran aktif kontrol sosial informal dari pemerintah gampong yang inklusif mampu mencegah stigma berkembang menjadi eksklusi sosial, sekaligus efektif memutus mata rantai residivisme.
Kata Kunci: Stigma Sosial; Mantan Narapidana; Kriminologi; Reintegrasi Sosial; Peran Pemerintah Gampong.

Item Type: Article
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Pidana Islam
Depositing User: Muhamamd Fizhilal Aulia
Date Deposited: 20 Jan 2026 04:09
Last Modified: 20 Jan 2026 09:07
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/52954

Actions (login required)

View Item
View Item