Khisnatul Lail, 210305014 (2025) Peran Tuha Peut Perempuan Dalam Struktur Lembaga Adat Di Gampong Lambaro Kaphe Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar. Other thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
SKRIPSI_khisnatul1-4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (4MB)
COVER - BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Kedudukan dan fungsi Tuha Peut laki-laki dan perempuan dalam ketentuan perundang-undangan pada dasarnya memilki kedudukan yang setara dan tidak menunjukkan adanya perbedaan. Namun demikian, dalam konstruksi sosial masyarakat Aceh yang masih dipengaruhi oleh budaya patriarki, pelaksanaan tugas dan fungsi Tuha Peut perempuan cenderung mengalami pembatasan, Kondisi tersebut juga ditemukan di Gampong Lambaro Kaphe, di mana peran Tuha Peut perempuan belum sepenuhnya terlibat dalam seluruh aspek kelembagaan adat gampong. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Tuha Peut perempuan dalam struktur lembaga adat di Gampong Lambaro Kaphe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi keuchik, ketua Tuha Peut, anggota Tuha Peut, Tuha Peut perempuan, serta warga Gampong Lambaro Kaphe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Tuha Peut perempuan di Gampong Lambaro Kaphe lebih banyak difokuskan pada urusan yang berkaitan dengan kepentingan warga perempuan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam praktiknya, Tuha Peut perempuan berperan dalam memimpin dan mengelola berbagai kegiatan adat dan sosial, seperti acara walimah, pesunteng linto dan dara baro, pesunteng jamaah haji, serta pengurusan jenazah perempuan, termasuk memandikan, mengafani, dan memotong kain kafan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun secara normatif kedudukan Tuha Peut perempuan setara, namun secara empiris peran mereka masih dipengaruhi oleh konstruksi budaya patriarki yang membatasi ruang partisipasi dalam lembaga adat gampong.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 390 Customs, Etiquette, Folklore (Adat Istiadat, Etiket, Folklor) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Sosiologi Agama |
| Depositing User: | khisna lail |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:53 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 09:13 |
| URI: | http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53013 |
