Analisis Dampak Pernikahan di Bawah Umur Terhadap Perempuan di Desa Paya Ateuk (Penelitian di Desa Paya Ateuk Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan)

Nadia Safira, 210101100 (2026) Analisis Dampak Pernikahan di Bawah Umur Terhadap Perempuan di Desa Paya Ateuk (Penelitian di Desa Paya Ateuk Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan). Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Pernikahan Anak di Bawah Umur, Perempuan, DampakSosial, Hukum Islam.] Text (Pernikahan Anak di Bawah Umur, Perempuan, DampakSosial, Hukum Islam.)
Nadia Safira, 210101100, FSH, HK, 085360180257.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (9MB)
[thumbnail of Pernikahan Anak di Bawah Umur, Perempuan, DampakSosial, Hukum Islam.] Text (Pernikahan Anak di Bawah Umur, Perempuan, DampakSosial, Hukum Islam.)
Nadia Safira, 210101100, FSH, HK.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (12MB)

Abstract

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 telah menetapkan batas usia minimal pernikahan 19 tahun untuk kedua belah pihak, praktik pernikahan di bawah umur masih sering terjadi, khususnya di daerah di Desa Paya Ateuk. Pernikahan di bawah umur menjadi permasalahan sosial yang terjadi di Desa Paya Ateuk. Praktik pernikahan di bawah umur membawa dampak yang sangat kompleks, baik dari segi psikologis, kesehatan, maupun pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui praktik pernikahan di bawah umur di Desa Paya Ateuk, untuk mengetahui dampak pernikahan di bawah umur terhadap Perempuan di Desa Paya Ateuk, dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap dampak pernikahan di bawah umur di Desa Paya Ateuk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri dari pihak KUA, aparatur pemerintah Desa Paya Ateuk dan pelaku pernikahan di bawah umur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan perempuan di bawah umur disebabkan oleh rendahnya pendidikan, faktor ekonomi, serta kurangnya pemahaman hukum. Dampak yang dialami dari pernikahan di bawah umur terhadap perempuan antara lain gangguan psikologis, risiko kesehatan reproduksi, putus sekolah, serta ketergantungan ekonomi akibat terbatasnya akses perempuan terhadap pekerjaan.. Ditinjau dari hukum Islam, pernikahan perempuan di bawah umur tidak sejalan dengan prinsip maqāṣid al- syarī„ah karena belum terpenuhinya unsur kesiapan dan kemaslahatan dalam membangun rumah tangga, sehingga bertentangan dengan tujuan pernikahan dalam Islam untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat)
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Nadia Safira
Date Deposited: 30 Jan 2026 03:55
Last Modified: 30 Jan 2026 03:55
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53492

Actions (login required)

View Item
View Item