Marzatillah, 160802041 (2020) Peran Dinas Sosial Dalam Penanganan Eksploitasi Anak Di Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Marzatillah, 160802041, FISIP, IAN, 082245030986.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB) | Preview
Abstract
Eksploitasi anak merupakan pemanfaatan terhadap anak yang dilakukan oleh orang tua maupun pihak lainnya untuk mendapatkan keuntungan dengan menggunakan tenaga anak untuk bekerja seperti mengamen, meminta sedekah, berdagang dan sebagainya. Dengan demikian Dinas Sosial selaku perangkat daerah sebagai unsur pelaksanaan Pemerintah Aceh dibidang Kesejahteraan Sosial harus mampu berperan dengan maksimal dalam menangani masalah PMKS khususnya tindakan eksploitasi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Dinas Sosial Kota Banda Aceh dalam melakukan penanganan kasus Eksploitasi terhadap Anak dan apa saja tantangan yang dihadapi oleh Dinas Sosial dalam Penanganan Eksploitasi terhadap Anak di Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial sudah memfasilitasi “rumah singgah” untuk PMKS. Dinsos sudah berupaya untuk melaksanakan proses edukasi untuk PMKS, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Tidak hanya pelatihan keterampilan, Dinsos juga melaksanakan pembinaan karakter sesuai dengan pelaksanaan Syariat Islam di Provinsi Aceh. Dinsos melakukan kerjasama dengan Polres/Polda, Satpol PP, BLK, TKSK dan masyarakat. Dinsos memiliki petugas khusus untuk mengumpulkan dan menganalisis data mengenai tentang PMKS. Adapun hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh Dinsos Kota Banda Aceh adalah: pertama, lemahnya ranah hukum, sehingga tidak ada efek jera bagi pelaku untuk tidak mengulangi tindakan kriminal tersebut. Kedua, kebanyakan dari pelaku dan korban adalah bukan penduduk asli Kota Banda Aceh. Ketiga, keterbatasan sarana dan prasarana sehingga penyelidikan dan pengamanan tidak efekti. Keempat, keterbatasan tenaga kerja (SDM) untuk rumah singgah, disebabkan kurangnya anggaran. Kata Kunci : Peran, Dinas Sosial, Penanganan Eksploitasi Anak, Kota Banda Aceh.
