[error in script]
Download (11MB)
Abstract
Interaksi sosial merupakan hubungan individu dengan individu atau kelompok yang tidak terpisahkan dari tindak perilaku sosial seseorang sebagai respon terhadap lingkungan sekitarnya. Observasi awal, 6 anak kelompok B (5-6 tahun) di TK ABA Panton Makmu Aceh Barat Daya, belum menampilkan kemampuan interaksi sosial yang baik. Terlihat dari ketidakmampuan mereka dalam mengelola emosi diri serta membangun hubungan sosial yang sehat, berperilaku positif di lingkungan sekolah, serta menyesuaikan diri dengan norma, aturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan interaksi sosial anak usia 5-6 tahun serta mendeskripsikan dampak dari kesulitan interaksi sosial yang mereka alami. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi terhadap 6 anak kelompok B (5-6 tahun) dan wawancara 2 guru kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial mengelola emosi diri serta membangun hubungan sosial yang sehat, menunjukkan 6 subjek belum mampu atau belum berkembang. Aspek berperilaku positif terhadap lingkungan sekolah menunjukkan 6 subjek mulai berkembang, tetapi belum optimal masih perlu bimbingan. Aspek menyesuaikan diri dengan lingkungan, aturan dan norma yang berlaku menunjukkan 6 subjek belum mampu. Hasil wawancara menunjukkan terdapat dampak bagi anak yang kesulitan interaksi sosial yaitu, sulit berkomunikasi, tidak mendapat informasi baru dan rasa percaya diri anak berkurang.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial |
| Depositing User: | Muliana Muliana |
| Date Deposited: | 01 Oct 2024 02:51 |
| Last Modified: | 01 Oct 2024 02:51 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/39357 |
