Keanekaragaman Tumbuhan Paku di Kawasan Aliran Mata Air Panas Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang

Sy Almunawarah, 210207021 (2025) Keanekaragaman Tumbuhan Paku di Kawasan Aliran Mata Air Panas Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang. JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 04 (03): 18. pp. 301-318. ISSN 2828-9390

[thumbnail of Aliran Air Panas; Geothermal; Keanekaragaman; Kota Sabang; Tumbuhan Paku.] Text (Aliran Air Panas; Geothermal; Keanekaragaman; Kota Sabang; Tumbuhan Paku.)
Atikel Sy. Almunawarah.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Keragaman hayati pada dasarnya merupakan refleksi dari banyaknya jenis serta individu yang menghuni suatu komunitas, seperti yang terlihat pada kelompok Pteridophyta. Tumbuhan ini, yang telah berkembang hingga memiliki diferensiasi akar, batang, dan daun, memegang peranan penting dalam sistem hutan, terutama sebagai pelindung permukaan tanah dari dampak erosi, di samping berkontribusi dalam proses penguraian materi organik yang menghasilkan unsur hara, serta menjadi bagian utama rantai produsen dalam struktur trofik. Kawasan aliran air panas Jaboi, yang terletak di Kecamatan Sukajaya Kota Sabang, menunjukkan karakter ekologi unik, dipengaruhi oleh keberadaan gunung berapi Jaboi yang memunculkan fenomena panas bumi, seperti aktivitas fumarol, pelepasan uap panas, dan munculnya aliran air yang bersuhu tinggi. Dinamika geothermal inilah yang secara langsung menyebabkan alterasi pada kondisi fisika dan kimia tanah setempat, sehingga turut membentuk ciri-ciri habitat dan memengaruhi keberadaan vegetasi, termasuk kelompok tumbuhan paku. Sampai saat ini, informasi ilmiah yang mengkaji keanekaragaman tumbuhan paku di kawasan ini belum banyak tersedia. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menelaah serta mengukur besaran keanekaragaman tumbuhan paku pada area aliran mata air panas Jaboi. Studi dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan pendekatan survei eksploratif untuk penetapan plot dan teknik purposive sampling dalam pengambilan data lapangan. Analisis keanekaragaman mengacu pada rumus indeks Shannon-Wiener (Ĥ). Berdasarkan hasil identifikasi, didapati sebanyak 15 jenis tumbuhan paku dari total 6 keluarga dan 433 individu. Indeks keanekaragaman yang diperoleh (Ĥ=2,490171) menunjukkan tingkatan sedang.

Item Type: Article
Subjects: 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat)
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Biologi
Depositing User: Sy. Almunawarah
Date Deposited: 03 Feb 2026 03:30
Last Modified: 03 Feb 2026 03:30
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/52826

Actions (login required)

View Item
View Item