[error in script]
Download (6MB)
Abstract
Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai ruang interaksi utama mahasiswa, sekaligus memunculkan fenomena oversharing, yaitu kecenderungan berbagi informasi pribadi dan emosional secara berlebihan di ruang publik digital. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mengkaji bentuk, motif, dan faktor penyebab perilaku oversharing mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh serta menganalisis pemahaman mereka terhadap pesan-pesan hadis Nabi tentang etika komunikasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh mahasiswa Fakultas Psikologi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa oversharing muncul dalam bentuk pengungkapan kisah pribadi, ekspresi emosional, promosi diri berlebihan, serta pembagian aktivitas harian dan lokasi secara terbuka. Perilaku ini dimotivasi oleh kebutuhan validasi sosial, pelepasan tekanan emosional, dan dipengaruhi oleh lingkungan pertemanan serta karakter media sosial. Mahasiswa umumnya mengenal hadis tentang etika komunikasi melalui ceramah orang tua, pengajian, dan lingkungan kampus, namun pemahamannya bervariasi. Sebagian mampu menjadikannya sebagai kontrol diri dalam bermedia sosial, sementara sebagian lain masih memahaminya terbatas pada komunikasi lisan langsung.Penelitian ini menyimpulkan adanya kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dan praktik digital, sehingga diperlukan penguatan literasi digital berbasis nilai-nilai Islam melalui integrasi kurikulum dan pendekatan dakwah yang kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | over sharing, media sosial, mahasiswa |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X2 Hadis dan ilmu yang berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Suci Rahmah |
| Date Deposited: | 13 May 2026 06:03 |
| Last Modified: | 13 May 2026 06:03 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56252 |
