Khaira Yanti, 220701015 (2026) Identifikasi Elemen (Healing Architecture) di Rumah Sakit Jiwa Tipe A Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
proposal khaira_yanti.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Lingkungan fisik rumah sakit memiliki peran penting dalam mendukung proses penyembuhan pasien, khususnya pada rumah sakit jiwa yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan medis, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung proses rehabilitasi. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam perancangan fasilitas kesehatan adalah healing architecture, yaitu konsep yang menempatkan lingkungan fisik sebagai bagian dari proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen healing architecture pada Rumah Sakit Jiwa Tipe A Aceh berdasarkan teori (Murphy, 2008) yang mengelompokkan lingkungan penyembuhan ke dalam tiga pendekatan utama, yaitu nature, sensory, dan psychological. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, pengukuran, wawancara dengan Kepala Perawat Ruang Dahlia dan Wakil Kepala Perawat Ruang Anggrek, serta dokumentasi. Objek penelitian difokuskan pada ruang rawat inap Dahlia, ruang rawat inap Anggrek, dan taman terapi sebagai kawasan yang mendukung proses rehabilitasi pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai elemen healing architecture telah teridentifikasi pada lingkungan fisik Rumah Sakit Jiwa Tipe A Aceh. Pada pendekatan nature ditemukan keberadaan taman terapi, vegetasi, dan pemandangan v ruang terbuka hijau. Pada pendekatan sensory teridentifikasi pencahayaan alami, ventilasi, bukaan, penggunaan warna, dan tata ruang yang mendukung kualitas lingkungan ruang. Sementara itu, pada pendekatan psychological teridentifikasi elemen rasa aman, kenyamanan, dan dukungan sosial yang mendukung aktivitas rehabilitasi pasien. Meskipun demikian, beberapa elemen seperti elemen air aktif, suara alami, tanaman aromatik sebagai sumber aroma terapi, dan aspek privasi pada ruang rawat masih belum diterapkan secara optimal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Rumah Sakit Jiwa Tipe A Aceh telah mengimplementasikan sebagian besar elemen healing architecture menurut (Murphy, 2008). Keberadaan elemen-elemen tersebut menunjukkan bahwa lingkungan fisik rumah sakit telah mendukung terciptanya suasana yang lebih nyaman, aman, dan terapeutik bagi pasien. Namun, pengembangan terhadap beberapa elemen yang belum optimal masih diperlukan agar kualitas lingkungan penyembuhan dapat lebih ditingkatkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture (Arsitektur) > 725 Arsitektur Stuktur Umum > 725.5 Arsitektur Gedung Rumah Sakit |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitektur |
| Depositing User: | Khaira Yanti |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 12:39 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 12:39 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59811 |
