Annisa Aulia Pohan, 220205063 (2026) Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP: Dampak Model Project-Based Learning Berbantuan Data Sekolah. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika, 8 (2). pp. 1-11. ISSN 2657-0580 (In Press)
Annisa Aulia Pohan (220205063)_Artikel.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Pembelajaran yang dominan prosedural dapat membatasi kesempatan siswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan capaian kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP pada model Project-Based Learning (PjBL) berbantuan data riil dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini melibatkan dua kelas utuh di SMP-IT Mu’jizatul Qur’an yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Penetapan kelas eksperimen (VIII-A) dan kelas kontrol (VIII-B) tidak dilakukan secara acak, melainkan berdasarkan saran dan rekomendasi dari guru mata pelajaran matematika dengan mempertimbangkan kesiapan kelas. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian yang mengukur empat indikator berpikir kreatif matematis yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Hasil analisis data menunjukkan rata-rata Posttest kelas eksperimen (81,72) lebih tinggi dari kelas kontrol (70,12). Uji hipotesis menggunakan uji-t independen (pihak kanan) yang ditetapkan secara a priori memperoleh nilai thitung = 5,235 > ttabel = 1,677 dengan Sig. (1-tailed) < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajarkan dengan model PjBL lebih baik secara signifikan daripada kelas konvensional. Capaian Posttest tertinggi di kelas eksperimen terdapat pada indikator kelancaran (fluency), sedangkan selisih skor antarkelompok terbesar berturut-turut terdapat pada indikator keluwesan (flexibility), keaslian (originality), kelancaran (fluency), dan elaborasi (elaboration). Dengan demikian, dalam konteks kelas yang diteliti, kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajarkan dengan model PjBL lebih baik secara signifikan daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini merekomendasikan model PjBL sebagai strategi pembelajaran alternatif yang efektif untuk mengoptimalkan kreativitas matematika siswa di tingkat sekolah menengah pertama.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Project Based Learning, berpikir kreatif matematis, SMP. |
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.3 Metode Pembelajaran dan Belajar 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 510 Mathematics (Matematika) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Annisa Aulia Pohan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 12:54 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 12:54 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60282 |
