Nauratul Shafwah AF, 220901052 (2026) Hubungan Perfeksionisme dengan Compassion Fatigue Pada Perawat RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri A-Raniry Banda Aceh.
NAURATUL SHAFWAH (220901052).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (10MB)
Abstract
Perawat merupakan tenaga kesehatan yang berhadapan secara langsung dengan pasien dan dituntut untuk memberikan pelayanan secara optimal, meskipun dalam pelaksanaannya menghadapi berbagai situasi yang penuh tekanan, seperti tuntutan pekerjaan, beban kerja, serta paparan berulang terhadap penderitaan dan kondisi pasien. Kondisi tersebut dapat menyebabkan perawat mengalami kelelahan fisik, emosional, dan spiritual yang dikenal sebagai Compassion Fatigue. Apabila tidak ditangani, kondisi ini dapat memengaruhi kesejahteraan perawat dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Salah satu faktor psikologis yang diduga berkontribusi terhadap munculnya Compassion Fatigueadalah perfeksionisme, yaitu kecenderungan individu untuk menetapkan standar yang sangat tinggi terhadap dirinya disertai kekhawatiran terhadap kesalahan dan evaluasi negatif. Berdasarkan aspek Compassion Fatigueyang dikemukakan oleh Lombardo dan Eyre (2011) serta dimensi perfeksionisme dari Hewitt dan Flett (1991), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perfeksionisme dengan Compassion Fatiguepada perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 205 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi sebanyak 507 perawat. Data dikumpulkan melalui skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's Rank dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,079 dengan nilai signifikansi 0,262 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perfeksionisme dengan Compassion Fatiguepada perawat RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Dengan demikian, tinggi rendahnya perfeksionisme tidak berkaitan dengan tingkat Compassion Fatigue yang dialami perawat. Hasil ini menunjukkan bahwa Compassion Fatiguepada perawat kemungkinan lebih berkaitan dengan faktor lain, seperti beban kerja, tuntutan pekerjaan, lingkungan kerja, dan dukungan sosial, yang perlu dipertimbangkan dalam penelitian selanjutnya
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Perfeksionisme, Compassion Fatigue, Perawat |
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) > 155 Psikologi direferen dan Pengembangan |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Nauratul Shafwah Af |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 09:26 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 09:26 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60653 |
