[error in script]
Download (3MB) | Preview
Abstract
Praktik gadai telah dipraktikkan oleh masyarakat Aceh dengan konsep gala, termasuk masyarakat di Kec. Pasie Raja Kab. Aceh Selatan. Namun sebagian masyarakat di kecamatan ini telah melakukan pengalihan objek gadai dengan akad gadai kepada pihak penerima gadai lain dalam bentuk akad gadai paralel tanpa seizin pihak pemilik tanah sebagai pihak penggadai pertama. Kasus ini telah dilakukan oleh sebagian masyarakat untuk menyelesaikan persoalan finansialnya secara praktis. Permasalahan yang menjadi objek kajian ini, yaitu: mengapa pihak murtahin mengalihkan objek gadai kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan pihak rāhin, bagaimana konsekuensi terhadap para pihak atas tindakan pengalihan objek gadai, dan bagaimana perspektif hukum Islam terhadap pengalihan objek gadai kepada pihak ketiga secara sepihak oleh murtahin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Fitriani Fitriani |
| Date Deposited: | 17 Jul 2020 02:11 |
| Last Modified: | 17 Jul 2020 02:11 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/12740 |
