Efektivitas Pelaksanaan Rehabilitasi Bagi Pecandu Dan Korban Penyalahgunaan Narkoba Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh

Neli Sa'adah, 160802021 (2020) Efektivitas Pelaksanaan Rehabilitasi Bagi Pecandu Dan Korban Penyalahgunaan Narkoba Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh. Skripsi thesis, UIN Ar-raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Rehabilitasi Narkoba)
Neli Sa'adah, 160802021, FISIP,IAN, 082255794883.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (15MB) | Preview

Abstract

Rehabilitasi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. di Provinsi Aceh permasalahan tentang pecandu dan penyalahgunaan narkoba kian marak, namun tempat pelayanan rehabilitasi masih minim. Bahwa tempat rehabilitasi di Aceh hanya ada di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, dan tempat rehabilitasi milik swasta. Jika dihitung secara keseluruhan dengan jumlah penyalahgunaan yang terus bertambah seharusnya jumlah tempat pelayanan rehabilitasi juga harus bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana efektivitas pelaksanaan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika di BNNP Aceh, serta faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan di BNNP Aceh. Metode yang digunakan adalah kualitatif bersifat deskiprif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba di Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh belum berjalan dengan efektif . Dapat dilihat dari tidak tercapainya salah satu sub indikator yang mengukur efektivitas pelaksanaan rehabilitasi yaitu sub bidang sarana dan prasarana. Dan ada tiga faktor penghambat pelaksanaan rehabilitasi bagi pecandu dan penyalahgunaan narkotika di BNNP Aceh antara lain yaitu : masyarakat yang tidak memahami tentang rehabilitasi, fasilitas atau sarana dan prasarana yang mendukung untuk menampung pecandu dan penyalahgunaan narkotika, dan kekhawatiran terkait hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan rehabilitasi bagi pecandu dan penyalahgunaan narkotika di BNNP Aceh belum dikatakan efektif, dikarenakan tidak adanya sarana dan prasrana yang mendukung sehingga menghambat pelaksanaan rehabilitasi di BNNP Aceh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1.Dr. Mahmuddin, M.Si 2. Muazzinah, B. Sc. MPA
Uncontrolled Keywords: Efektivitas, Pelaksanaan Rehabilitasi Narkotika, BNNP
Subjects: 200 Religion (Agama)
200 Religion (Agama) > 297 Islam
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.2 Politik
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.2 Politik > 2X6.22 Sistem Pemerintahan
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi)
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.5 Hubungan individu dengan masyarakat
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 303 Proses sosial
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 304 Faktor yang mempengaruhi tingkah laku sosial
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: Neli Sa'adah
Date Deposited: 03 Sep 2020 07:28
Last Modified: 03 Sep 2020 07:28
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/13476

Actions (login required)

View Item View Item
TOP