[error in script]
Download (4MB) | Preview
Abstract
UU No.43 thn 2007 disebutkan Perpustakaa institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional denga sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestrarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Sementara Perpustakaan masjid merupakan perpustakaan umum yang melayani segala lapisan masyarakat. Di dalam era global informasi perpustakaan masjid memegang peranan yang sangat signifikan. Dalam sejarah perpustakaan Masjid pertama di bangun sekitar tahun 650 M/50 H di Tunisia (Afrika Utara) yg disebut Qayrawan. Di Tunis juga dibangun Masjid Zaytuna tahun 699 M/80 H oleh Hasan Ibn al-Numan. Masjid Zaytuna memiliki dua Perpustakaan: Abdaliya/Sadiqiya dan Ahmadiya dibangun oleh raja Hafside yaitu Abu Abdullah Muhammad Ibn al-Husain. Koleksi perpustakaan ini lebih dari 5000 manuskrip. Ahmadiya merupakan perpustakaan yang berlangsung hidup sampai periode pemerintahan Hafside (1227-1574 M). Koleksinya mencapai puluhan ribu; yang paling terkenal sebagai penyumbang adalah Abu faris Abdul Aziz yang pada tahun 1394 M (797 H) meyumbang perpustakaan Ahmadiya sebanyak 36.000 buah buku.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Paper) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Perpustakaan Masjid, Global Informasi, Manajemen, Koleksi |
| Subjects: | 000 Computer Science, Information and System > 020 Ilmu Perpustakaan dan Informasi > 026 Libraries for Specific Subjects |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Ilmu Perpustakaan |
| Depositing User: | Khatib A. Latief |
| Date Deposited: | 28 Oct 2017 02:26 |
| Last Modified: | 28 Oct 2017 02:26 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/1436 |
