[error in script]
Download (267kB) | Preview
Abstract
Tulisan ini bertujuan untuk mengulas bagaimana pustakawan berperan dalam menghadapi library anxiety (kecemasan ke perpustakaan) khususnya di perguruan tinggi. Di samping itu juga ingin mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pemustaka dalam memanfaatkan perpustakaan, sehingga pustakawan dapat mencari solusi untuk masalah yang dihadapinya. Cemas yang dimaksud di sini berhubungan dengan persepsi diri, persepsi pemustaka terhadap koleksi, pustakawan, bagaimana memanfaatkan sistem teknologi yang ada atau cemas dengan suasana perpustakaan. Hal ini akan berpengaruh pada efektifitas hasil yang dicapai. Library anxiety merupakan suatu teori dalam ilmu perpustakaan yang menjelaskan bahwa terdapat empat penyebab pemustaka galau di dalam perpustakaan. Penyebab kegalauan tersebut adalah sebagai berikut : (a). The size of the library (besarnya perpustakaan), (b). a lack of knowledge about where things were located (kekurangtahuan tentang perpustakaan dan penempatan berbagai hal di dalam sebuah perpustakaan), (c) how to begin (bagaimana memulai melakukan sesuatu dalam sebuah perpustakaan), (d) what to do (apa yang harus dilakukan di dalam sebuah perpustakaan). Tulisan ini pun mengulas berbagai faktor yang menyebabkan kecemasan antara lain: lingkungan sekitar tempat tinggal yang mempengaruhi cara berfikir individu tentang diri sendiri maupun orang lain.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Peran Pustakawan, Kecemasan, Perpustakaan |
| Subjects: | 000 Computer Science, Information and System > 020 Ilmu Perpustakaan dan Informasi > 021 Hubungan Perpustakaan, arsip, pusat informasi |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Ilmu Perpustakaan |
| Depositing User: | Yusrawati Yusrawati |
| Date Deposited: | 08 Aug 2017 02:48 |
| Last Modified: | 10 Sep 2021 04:07 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/212 |
