Febri Nozasafitra, 180105023 (2024) Implementasi Pasal 35 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Ditinjau Menurut Konsep Siyasah Dusturiyah Dan Siyasah Tanfidziyah Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Provinsi Aceh. Other thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
![[thumbnail of Implementasi Pasal 35 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Ditinjau Menurut Konsep Siyasah Dusturiyah Dan Siyasah Tanfidziyah Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Provinsi Aceh]](https://repository.ar-raniry.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
Febri Nozasafitra, 180105023, FSH, HTN.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh semua pihak terkait dengan proses ketenagakerjaan, termasuk pekerja yang ada di Kota Banda Aceh terutama yang bekerja dirumah sakit. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap resiko yang diakibatkan dari hubungan kerja, dan sebagai bentuk perlindungan bagi setiap pekerja. Namun implementasi Pasal 35 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan belum diterapkan dengan maksimal. Skripsi ini mencoba untuk menjawab permasalahan terkait Implementasi Pasal 35 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Ditinjau Menurut Konsep Siyasah Dusturiyah Dan Siyasah Tanfidziyah Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Provinsi Aceh sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Pasal 35 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan di Kota Banda Aceh sebagian besarnya sudah terpenuhi. Akan tetapi ada Hak-hak karyawan yang belum terpenuhi yakni berupa pemenuhan perlindungan kesejahteraan berupa tranfortasi antar jemput bagi tenaga kerja wanita pada malam hari sesuai dengan ketentuan Pasal 76 ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Kemudian jika di tinjau dengan konsep siyasah dusturiyah Hak-hak karyawan yang telah terpenuhi dapat di lihat dari prinsip maqashid syar’iyah yaitu pemenuhan untuk memelihara agama, memelihara jiwa, akal, keturunan, dan harta. Namun jaminan keamanan seperti ketersediaan fasilitas antar-jemput bagi karyawan terutama karyawan wanita yang berangkat kerja atau pulang kerja di malam hari belum terpenuhi.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Siyasah Dusturiyah, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. |
Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Tata Negara |
Depositing User: | Febri Nozasafitra |
Date Deposited: | 05 Jun 2024 03:26 |
Last Modified: | 05 Jun 2024 03:26 |
URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/37059 |