Muhammad Rayyan, 190102160 (2024) Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pada Eksplorasi Kerikil Dan Pasir Dan Penanggulangannya Di Kabupaten Aceh Besar Menurut Milk Al-Daulah (Suatu Penelitian Di Kecamatan Indrapuri). Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
![[thumbnail of Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS)]](https://repository.ar-raniry.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
Muhammad Rayyan 190102160.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah suatu wilayah daratan yang secara topografik dibatasi oleh punggung gunung yang menampung dan menyimpan air hujan untuk kemudian menyalurkannya ke laut melalui sungai utama. Dalam hal ini eksplorasi kerikil dan pasir di wilayah Kecamatan Indrapuri telah dilakukan sejak lama dan terus berkelanjutan. Perbuatan serampangan dalam mengambil hasil alam dapat menyebabkan kerusakan alam. Identifikasi kerusakan bantaran sungai diakibatkan oleh debit air yang terlalu tinggi, penebangan hutan yang menyebabkan banjir bandang dan penggalian sungai yang berlebihan sehingga menyebabkan erosi pada bantaran sungai. Hal ini menyebabkan perluasan sungai secara tidak langsung dan membuat ekosistem menjadi rusak yang berdampak bagi hilir Sungai. Tujuan penelitian yang penulis maksudkan yaitu bagaimana identifikasi kerusakan dan bagaimana peran pemerintah dalam penanggulangan terhadap kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) pada eksplorasi kerikil dan pasir yang ditinjau berdasarkan milk al-daulah. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah yuridis normatif, jenis penelitian yaitu deskrptif analisis dengan metode pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah telah mereduksi tingkat kerusakan pada daerah aliran Sungai (DAS) dan menjadi berkurangnya pertambangan illegal. Berdasarkan konsep milk al-daulah, harta milik umum menjadi tanggungan negara untuk mengelolanya, karena negara sebagai institusi kekhalifahan Allah di muka bumi yang bertugas untuk mengemban amanah masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sudah melakukan fungsinya untuk melindungi daerah aliran sungai (DAS) sesuai dengan amanah Undang-Undang negara dan hukum Islam, akan tetapi perlindungan atau penanggulangan yang dilakukan belum maksimal sehingga belum mampu mengatasi seluruh kerusakan-kerusakan pada daerah aliranSungai (DAS) serta eksplorasi kerikil dan pasir ilegal yang ada di Kecamatan Indrapuri.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah |
Depositing User: | Muhammad Rayyan Rayyan |
Date Deposited: | 19 Aug 2024 03:49 |
Last Modified: | 19 Aug 2024 03:49 |
URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/37951 |