Dampak Kuliah Sambil Bekerja terhadap Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Mahasiswa (Studi Kasus pada Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam PMI-Kesos Ar-Raniry Banda Aceh)

Tarmizi Nur, 441006100 (2016) Dampak Kuliah Sambil Bekerja terhadap Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Mahasiswa (Studi Kasus pada Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam PMI-Kesos Ar-Raniry Banda Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang dampak kuliah sambil bekerja)
Tarmizi Nur.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (994kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Form B dan Form D.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Mahasiswa yang bekerja berbeda dengan mahasiswa yang rutinitasnya hanya kuliah. Faktor ekonomi menjadi alasan utama mereka untuk kuliah sambil bekerja. Kosentrasi mahasiswa akan banyak dipemgaruhi oleh kondisi-kondisi tertentu baik dari baik dari internal maupun eksternal lingkungan dimana mahasiswa tersebut menuntut ilmu dan bekerja. Terdapat sejumlah hambatan dan masalah yang dihadapi dalam menjalani dua peran tersebut secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan melihat secara jelas bagaimana dampak kuliah sambil bekerja terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptis analitis, sedangkan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu. Adapun yang menjadi sumber data pada penelitian ini dari angkatan 2009 berjumlah 2 orang, angkatan 2010 berjumlah 4 orang dan angkatan 2011 berjumlah 4 orang. Keseluruhan sampel (sumber data) dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dampak kuliah sambil bekerja terhadap IPK Mahasiswa dapat di uraikan sebagai berikut: pertama mengetahui alasan mereka harus bekerja itu karena faktor ekonomi yang harus membiayai perkuliahan dan biaya hidup mereka. Kedua mengetahui IPK mahasiswa yang bekerja itu 3,00 kebawah ada juga yang 3,00 lebih, namun rata-rata mahasiswa pekerja lebih lama dalam menyelesaikan studinya karena banyak mata kuliah yang harus di ulangi untuk memperbaiki IPK. Ketiga adalah mengetahui jenis-jenis pekerjaan yang mereka geluti, sperti: bekerja sebagai kuli bangunan, penjual nasi goreng, penjual mainan anak-anak, pembuat papan bunga, penjaga kedai PS, penjaga kedai khusus printer, kariawan di lembaga swasta, penjual beli online dan penjual pulsa elektrik. Berdasalkan hasil penelitian tersebut disarankan bahwa agar mahasiswa pekerja terus mempertahankan semangat juang dalam menyelesaikan perkuliahan sampai mendapatkan gelar sarjana. Terus bekerja keras jangan merasa putus asa. kemudian disarankan bagi mahasiswa pekerja untuk memilih perjaan yang lebih ringan namun menghasilkan uang, seperti jual beli online atau menjual pulsa elektrik sehingga tidak banyak mengeluarkan tenaga. Selanjutnya mahasiswa pekerja harus bersikap disiplin yang tinggi agar dapat meningkatkan prestasi dalam perkuliahan agar dapat menjadi mahasiswa yang berkualitas dan dapat diandalkan. Dan yang terakhir, hendaknya dari pihak jurusan dan dosen harus memberi motivasi bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja agar mereka lebih bersemanagat dalam menjalankan perkuliahannya. Kalau bisa bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja diberi dispensasi jika ada kesalahan namun tetap dalam konteks kewajaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Zaini M. Amin; 2. Hasan Basri
Uncontrolled Keywords: Kuliah Sambil Bekerja, Indeks Prestasi Komulatif, Mahasiswa
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 378 Pendidikan tinggi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Tarmizi Nur
Date Deposited: 07 May 2018 08:44
Last Modified: 07 May 2018 08:44
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/3798

Actions (login required)

View Item View Item
TOP