Alvi Miswar, 210102196 (2025) Realisasi Pada Transaksi Pembelian Beras Secara Order Menurut Akad Bai’ Musawwamah. Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
![[thumbnail of Realisasi Pada Transaksi Pembelian Beras Secara Order Menurut Akad Bai’ Musawwamah]](https://repository.ar-raniry.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
SKRIPSI_ALVI_MISWAR_2025[1].pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Pembelian beras secara order oleh pihak pedagang grosir beras dari pihak pabrik dan agen sebagai upaya menjaga stok beras yang akan dijual ke konsumennya. MHZ Gula Merah kerap mengembalikan beras ke pabrik karena tidak sesuai standar kualitas. Kondisi ini menimbulkan konflik kepentingan pada transaksi jual beli. Permasalahan riset ini yaitu mengapa pihak MHZ Gula Merah mengalami permasalahan pada realisasi orderan yang dilakukan oleh pihak distributor? Bagaimana upaya yang dilakukan mendapatkan beras sesuai orderan, tinjauan konsep akad bai’ musawwamah pada realisasi transaksi pembelian beras secara order. Riset ini menggunakan pendekatan penelitian normatif empiris, jenis riset deskriptif serta teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Permasalahan utama terletak pada ketidaksesuaian spesifikasi, jenis, dan kualitas beras yang dikirim oleh pabrik padi dan distributor dengan standar yang telah disepakati. Akibatnya, pihak toko terpaksa mengembalikan beras yang tidak memenuhi standar dan membatasi kerja sama dengan pihakpihak yang melanggar komitmen. Untuk mengantisipasi hal ini, dilakukan langkah preventif seperti komunikasi pra-pengiriman dan pemeriksaan mutu sebelum barang diterima. Rehabilitatif, Jika ditemukan beras yang kualitasnya sangat menurun atau tidak sesuai standar yang dipesan. Selain itu, langkah kuratif berupa penggantian beras yang tidak sesuai atau tidak laku juga diimplementasikan. Tindakan represif berupa penghentian kerja sama dengan pihak yang tidak patuh juga menjadi solusi. Dalam tinjauan akad bai’ musawwamah, transaksi ini dinilai sah jika spesifikasi beras sesuai kesepakatan, namun menjadi fasid jika terjadi ketidaksesuaian antara objek transaksi dan order. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya kepatuhan terhadap akad untuk menjaga kualitas, legalitas, dan kepercayaan dalam transaksi bisnis beras antara pedagang dan pihak pabrik atau distributor.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah |
Depositing User: | Alvi Miswar Alvi |
Date Deposited: | 18 Jan 2025 02:31 |
Last Modified: | 18 Jan 2025 02:52 |
URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/42396 |