Analisis Yuridis Kesaksian Anak Sebagai Korban Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemerkosaan Terhadap Anak Di Tinjau Menurut Qanun No.7 Tahun 2013 Tentang Hukum Acara Jinayat (Studi Putusan Nomor : 7/Jn/2021/Ms-Aceh)

Ikhsan Marzatillah, 170106119 (2024) Analisis Yuridis Kesaksian Anak Sebagai Korban Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemerkosaan Terhadap Anak Di Tinjau Menurut Qanun No.7 Tahun 2013 Tentang Hukum Acara Jinayat (Studi Putusan Nomor : 7/Jn/2021/Ms-Aceh). Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Kekuatan  Kesaksian  Anak,  Testimonium  De  Audit,  dan  saksi  tanpa sumpah] Text (Kekuatan Kesaksian Anak, Testimonium De Audit, dan saksi tanpa sumpah)
Ikhsan Marzatillah. 170106119, 085211977673.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)
[thumbnail of Kekuatan  Kesaksian  Anak,  Testimonium  De  Audit,  dan  saksi  tanpa sumpah] Text (Kekuatan Kesaksian Anak, Testimonium De Audit, dan saksi tanpa sumpah)
Ikhsan Marzatillah. 170106119.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pembuktian Keterangan saksi anak sebagai korban dalam tindak pidana pemerkosaan di Mahkamah Syar‟iyah Aceh merupakan suatu yang sangat sulit dan rumit. Hal ini disebabkan oleh anak dalam memberikan jawaban atas pertanyaan hakim hanya dengan mengangguk tanpa mengeluarkan satu katapun saat di persidangan. Putusan tingkat banding membebaskan terdakwa dari segala tuntututan hukum sehingga membuat penulis mengangkat permasalahan ini untuk di kaji secara komprehensif dari fakta hukum dan teori pembuktian dalam hukum pidana. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan data primer melalui wawancara terhadap narasumber dan menggunakan data sekunder dengan pendekatan bahan hukum primer melalui kajian terhadap teori, asas hukum yang relevan dengan topik pembahasan. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang mencoba untuk menata serta mengklasifikasi gejala-gejala yang terjadi. Hasil penelitian keterangan saksi anak tanpa disumpah dalam persidangan dapat bernilai sebagai alat bukti tambahan, sebagai petunjuk dan keyakinan hakim. Teori pembuktian (Negatief Wettelijk) yang ada dalam hukum pidana, bahwa hakim dalam memutuskan suatu perkara berdasarkan kepada 2 alat bukti yang sah beserta keyakinan hakim. Namun dalam hal ini majelis hakim tidak meyakini terhadap alat bukti yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum pada persidangan, karena pertimbangan majelis hakim dalam putusan tingkat banding melihat kesaksian Testimonium De Auditu dan Visum et Repertum beserta saksi ahli dibidang psikologi ditolak oleh majelis hakim sebab tidak mendeskripsikan keadaan yang sebenarnya dialami oleh anak korban.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.5 Hukum Pidana Islam (Jinayat) > 2X4.542 Perkosaan dan Kekerasan Seksual
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Ikhsan Marzatillah
Date Deposited: 30 Jan 2026 02:39
Last Modified: 12 Feb 2026 07:52
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53320

Actions (login required)

View Item
View Item