Pemanfaatan Lahan Milik Negara di Wilayah Tahura Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar Menurut Konsep Milk Al-Daulah

Jannatun Firda Husna, 210102244 (2026) Pemanfaatan Lahan Milik Negara di Wilayah Tahura Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar Menurut Konsep Milk Al-Daulah. Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang penguasaan lahan milik negara] Text (membahas tentang penguasaan lahan milik negara)
Jannatun Firda Husna Repositori, FSH, HES.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of membahas tentang penguasaan lahan milik negara] Text (membahas tentang penguasaan lahan milik negara)
Jannatun Firda Husna Repositori, FSH, HES Cover-Bab 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Lahan milik negara merupakan aset yang berada di bawah penguasaan negara dan diperuntukkan bagi kemaslahatan umum. Namun, di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, banyak masyarakat yang menggarap dan memanfaatkan lahan milik negara tanpa izin resmi dari pemerintah. Fenomena ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ketentuan hukum positif dan prinsip milk al-daulah dalam hukum Islam yang menegaskan bahwa pengelolaan aset negara harus dilakukan secara sah dan untuk kepentingan publik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini difokuskan pada status kepemilikan lahan milik negara di wilayah Tahura yang digarap masyarakat, prosedur yang ditempuh oleh masyarakat untuk memperoleh hak atas tanah negara, serta tinjauan konsep milk al-daulah terhadap pemanfaatan lahan milik negara di Kecamatan Lembah Seulawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual berdasarkan hukum Islam dengan jenis penelitian normatif empiris melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggarapan lahan oleh masyarakat di kawasan Tahura termasuk kategori pemanfaatan lahan yang tidak memiliki legitimasi hukum karena tidak memiliki dasar perizinan dari pemerintah. Dalam perspektif milk al-daulah, tindakan tersebut tidak dibenarkan karena bertentangan dengan prinsip kemaslahatan umum dan tata kelola aset negara yang sah menurut hukum Islam dan hukum positif. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang menyeimbangkan antara fungsi konservasi hutan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat agar pengelolaan lahan milik negara berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan umum.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 344 Hukum Pemburuhan, Pelayanan Sosial, Pendidikan, Kebudayaan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Jannatun Husna
Date Deposited: 02 Feb 2026 03:11
Last Modified: 02 Feb 2026 03:11
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53659

Actions (login required)

View Item
View Item