Shellina Ulfa, 220104100 (2026) Kedudukan Hakim Perempuan dalam Perkara Ta’zir Analisis Fikih Kontemporer (Studi Kasus Mahkamah Syari’ah Banda Aceh). Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam, 2 (2). pp. 1-13. ISSN 3110-1089 (Submitted)
Artikel shellina ulfa (220104100) 22 wm.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (922kB)
Abstract
Perdebatan klasik mengenai hakim perempuan seringkali berbenturan dengan tuntutan profesionalisme peradilan modern, khususnya dalam hukum Islam. Penelitian ini mengkaji ketegangan problematik antara larangan tekstual tradisional dan evolusi peran perempuan di lembaga peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hakim perempuan dalam perkara ta’zir melalui lensa fikih kontemporer dan studi kasus di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Menggunakan metode normatif-empiris, hasil penelitian menemukan bahwa fikih kontemporer merekonstruksi syarat hakim dari aspek gender (dzukuriyah) menjadi kompetensi (ahliyah), sementara dalam praktiknya, hakim perempuan di Banda Aceh menjalankan otoritas penuh berdasarkan Qanun, terutama dalam perkara-perkara yang sensitif gender. Meskipun menghadapi residu budaya patriarki, mereka membangun legitimasi melalui kinerja profesional dan putusan yang empatik. Studi ini menyimpulkan bahwa dalam pengadilan syariah modern, integritas profesional dan kompetensi merupakan parameter utama validitas hakim, yang secara efektif melampaui hambatan gender demi mewujudkan keadilan substantif dan kemaslahatan umum (maslahah).
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.9 Aspek Fiqih Lainnya > 2X4.96 Wanita dan Aspek Hukum 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Shellina Ulfa |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 09:06 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 09:06 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53818 |
