Konsep Woman Warrior menurut Perspektif Al-Qur’an

Lisa Selian, 210303139 (2025) Konsep Woman Warrior menurut Perspektif Al-Qur’an. Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Konsep Woman Warrior Menurut Perspektifal-Qur’an] Text (Konsep Woman Warrior Menurut Perspektifal-Qur’an)
SKRIPSI LISA SELIAN bab I-IV lisa.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of Konsep Woman Warrior Menurut Perspektifal-Qur’an] Text (Konsep Woman Warrior Menurut Perspektifal-Qur’an)
COVER - BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Fenomena woman warrior atau perempuan berfisik maskulin sering kali menimbulkan perdebatan dalam masyarakat, khususnya terkait dengan kesesuaian peran tersebut dengan fitrah perempuan menurut Islam. Dalam konstruksi sosial tradisional, kekuatan fisik dan kepemimpinan cenderung dilekatkan pada laki-laki, sementara kelembutan dan peran domestik diidentikkan dengan perempuan. Namun, sejarah Islam dan narasi Al-Qur’an menunjukkan adanya figur perempuan yang kuat, berani, dan strategis dalam perjuangan sosial maupun spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep woman warrior dalam perspektif Al-Qur’an, dengan fokus pada hubungan antara fitrah, identitas biologis, dan dinamika sosial yang melingkupi peran perempuan di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (al-tafsīr al- mawḍū‘ī) serta analisis kontekstual. Ayat-ayat yang berkaitan dengan fitrah, perjuangan, kepemimpinan, dan kiprah perempuan dalam Al-Qur’an dikaji melalui tafsir klasik maupun kontemporer. Sumber data meliputi kitab tafsir otoritatif, karya akademik tentang tafsir gender, serta literatur sosial yang relevan. Analisis dilakukan dengan menghubungkan teks Al-Qur’an dengan realitas sosial modern, sehingga menghasilkan pemahaman yang komprehensif mengenai aktualisasi perempuan tangguh tanpa menyalahi kodrat biologisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep woman warrior dalam perspektif Al-Qur’an tidak dimaksudkan untuk menghapus batas fitrah, melainkan menegaskan fleksibilitas peran sosial perempuan. Al-Qur’an mengakui adanya perempuan yang berperan aktif di ranah publik, baik dalam kepemimpinan maupun perjuangan, selama tetap menjaga identitas biologisnya. Fitrah dipahami sebagai vii basis permanen yang meliputi kodrat biologis dan kecenderungan spiritual kepada tauhid, sedangkan konstruksi gender bersifat dinamis sesuai kebutuhan sosial. Dengan demikian, woman warrior dipandang sebagai manifestasi aktualisasi perempuan yang kuat, berdaya, dan berperan strategis, sejalan dengan nilai-nilai Qur’ani dan tidak bertentangan dengan fitrah penciptaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.9 Aspek Fiqih Lainnya > 2X4.96 Wanita dan Aspek Hukum
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Lisa Selian
Date Deposited: 03 Feb 2026 09:23
Last Modified: 03 Feb 2026 09:29
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53921

Actions (login required)

View Item
View Item