Penerapan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Menurut Tinjauan Siyasah Syar’iyyah (Suatu Penelitian di Kantor Kecamatan Dalam Kota Banda Aceh)

Hilman Fatani, 200105028 (2016) Penerapan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Menurut Tinjauan Siyasah Syar’iyyah (Suatu Penelitian di Kantor Kecamatan Dalam Kota Banda Aceh). Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas Tentang Penerapan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok] Text (Membahas Tentang Penerapan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok)
SKRIPSI UTUH Hilman Fataniiii (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB) | Request a copy
[thumbnail of Membahas Tentang Penerapan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok] Text (Membahas Tentang Penerapan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok)
SKRIPSI COVER - BAB 1 Hilman Fataniiii.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB)

Abstract

Qanun Kota Banda Aceh No. 5 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok mengatur pelarangan merokok dan menjual rokok di beberapa kawasan yang termasuk kedalam wilayah bebas rokok seperti: perkantoran, lembaga pendidikan, sarana ibadah, dan taman bermain anak. Permasalahan mengenai implementasi kebijakan/ peraturan perundangundangan dalam Islam dapat dikaji dengan menggunakan teori siyasah syar’iyyah. Kendati telah terdapat peraturan mengenai kawasan tanpa rokok di Kota Banda Aceh berdasarkan data awal masih ditemukan pelanggaran KTR pada kawasan kantor pemerintahan di Kota Banda Aceh. Seperti halnya di Kantor Camat Syiah Kuala, Kantor Camat Ulee Kareng dan Kantor Camat Baiturrahman. Pelanggaran tersebut di lakukan oleh pegawai Kantor Camat maupun masyarakat yang memiliki keperluan di Kantor Camat. Permasalahan dalam skripsi ini adalah: 1) mengapa masih terdapat pelanggaran kawasan tanpa rokok pada kantor kecamatan di Kota Banda Aceh ?, 2) bagaimana pelaksanaan dan pengawasan Qanun No. 5 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok oleh pimpinan kantor kecamatan di Kota Banda Aceh ?, dan 3) bagaimana perspektif siyasah syar’iyyah terhadap penerapan kawasan tanpa rokok pada Kantor Kecamtan di Kota Banda Aceh ?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif analisis, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya pelanggaran KTR di Kantor Kecamatan dalam Kota Banda Aceh adalah kurangnya pengawasan, rendahnya kesadaran pegawai dan masyarakat, merokok merupakan kebiasaan, dan ketiadaan sanksi bagi pelanggar kawasan tanpa rokok. Pelaksanaan dan pengawasan Qanun Kota Banda Aceh No.5 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok pada Kantor Kecamatan di Kota Banda Aceh dapat dianalisis berdasarkan 3 (tiga) indikator yaitu strategi, hambatan, dan evaluasi. Penerapan Kawasan Tanpa Rokok pada Kantor Kecamatan di Kota Banda Aceh berdasarkan persepektif siyasah syar’iyah termasuk dalam bagian menjaga jiwa (hifz al-nafs) dan menjaga lingkungan (hifz albiahl)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.9 Aspek Fiqih Lainnya > 2X4.99 Masalah-Masalah Lainnya
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Tata Negara
Depositing User: Hilman Fatani
Date Deposited: 03 Feb 2026 07:55
Last Modified: 03 Feb 2026 07:55
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53928

Actions (login required)

View Item
View Item