Eko Triwibowo, 200901049 (2026) Hubungan Coping Dengan Post Traumatic Growth Pada Penyintas Konflik Aceh di Aceh Timur. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Eko Triwibowo 200901049.pdf - Published Version
Download (18MB)
Abstract
Konflik bersenjata di Aceh meninggalkan dampak psikologis jangka panjang bagi para penyintas, namun di sisi lain pengalaman traumatis juga dapat memunculkan post-traumatic growth (PTG). Salah satu faktor yang diduga berperan dalam PTG adalah strategi coping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara coping dengan post-traumatic growth pada penyintas konflik Aceh di Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 323 penyintas konflik, dengan sampel penelitian sebanyak 127 orang yang diperoleh melalui probability sampling dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala coping berdasarkan teori Lazarus dan Folkman serta skala Post-Traumatic Growth berdasarkan aspek Tedeschi dan Calhoun. Data dianalisis menggunakan korelasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara coping dengan post-traumatic growth (r = 0,117; p = 0,158; p > 0,05), sehingga hipotesis penelitian ditolak. Temuan ini mengindikasikan bahwa coping bukan merupakan faktor utama yang berhubungan dengan PTG pada penyintas konflik di Aceh Timur, dan kemungkinan terdapat faktor lain seperti dukungan sosial, religiusitas, atau pemaknaan hidup yang lebih berperan dalam mendorong pertumbuhan pascatrauma.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | eko wibowo |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 04:06 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 04:06 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/54668 |
