[error in script]
Download (1MB)
Abstract
Menjadi guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan pengabdian spiritual yang menuntut ketangguhan jiwa karena menghadapi anak berkebutuhan khusus yang penuh dinamika emosional dan keterbatasan fisik. Terdapat prinsip teologis dalam Q.S Al-Baqarah ayat 286 yang menjadi jangkar kekuatan bagi para pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana hubungan pemahaman kesabaran guru SLB Bukesra Banda Aceh terhadap keterbatasan anak-anak berkebutuhan khusus dengan Q.S Al-Baqarat ayat 286 dan bagaimana bentuk penerapan kesabaran guru SLB Bukesra Banda Aceh dalam mendidik anak-anak yang memiliki keterbatasan. Pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggali data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kesabaran guru dengan Q.S Al-Baqarah ayat 286 telah tertransformasi menjadi sistem kontrol batin yang kokoh, guru SLB Bukesra memaknai setiap hambatan belajar siswa bukan sebagai kegagalan instruksional, melainkan sebagai "takaran ujian" yang presisi dari Tuhan. Bentuk pemahaman kesabaran guru SLB Bukesra diwujudkan melalui strategi sabar pedagogis, seperti pengendalian emosi saat menghadapi perilaku agresif siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman kesabaran guru SLB melihat makna Al-Qur’an berhasil mengubah paradigma pandangan dari sekedar menjalankan kewajiban menjadi sebuah pengabdian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Ihsan Maulana Tambunan |
| Date Deposited: | 13 May 2026 08:17 |
| Last Modified: | 13 May 2026 08:17 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55890 |
