[error in script]
Download (4MB)
Abstract
Kualitas hidup merupakan persepsi subjektif individu terhadap posisinya dalam kehidupan yang dipengaruhi oleh budaya, sistem nilai, tujuan, dan harapan individu tersebut. Rendahnya kualitas hidup pada tenaga kesehatan sering kali ditandai dengan kelelahan fisik, ketidakstabilan emosi, hingga hambatan fasilitas di lingkungan kerja, di mana salah satu faktor yang memengaruhi kondisi ini adalah positive thinking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara positive thinking dengan kualitas hidup pada pegawai Puskesmas Suak Ribee Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, menggunakan alat ukur skala kualitas hidup berjumlah 48 aitem dan skala positive thinking berjumlah 37 aitem. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Puskesmas Suak Ribee dengan sampel berjumlah 106 responden yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh, serta teknik analisis data menggunakan metode korelasi rho dari Spearman dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara positive thinking dengan kualitas hidup pada pegawai Puskesmas Suak Ribee, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,697 dan nilai signifikansi p = 0,000. Hal ini berarti hipotesis diterima, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi positive thinking maka semakin tinggi pula kualitas hidup yang dirasakan pegawai, dan sebaliknya, semakin rendah positive thinking maka semakin rendah kualitas hidup mereka.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Naurah Afra Ammatillah |
| Date Deposited: | 12 May 2026 05:06 |
| Last Modified: | 12 May 2026 05:06 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55927 |
