[error in script]
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini menganalisis penetapan hakim Mahkamah Syariah Jantho Nomor 304/Pdt.P/2024/Ms.Jth Dalam salah satu putusan dispensasi nikah, pemohon mengajukan permohonan untuk menikahkan anak perempuannya yang berusia 14 tahun dengan seorang laki-laki berusia 25 tahun. Alasan pengajuan dispensasi nikah tersebut didasarkan pada fakta bahwa keduanya telah menjalin hubungan pacaran selama kurang lebih dua tahun. Permohonan dispensasi nikah pada usia tersebut menimbulkan persoalan hukum, khususnya terkait dengan perlindungan anak. Penelitian ini bersifat yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan mengggunakan data primer berupa salinan penetapan hakim, UU dan data sekunder berupa buku, artikel, jurnal yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum hanya memberikan batas atas terkait usia pemberian dispensasi nikah namun terkait batas bawah dari usia pemberian dispensasi nikah belum adanya aturan yang mengatur. Pada putusan tersebut juga menunjukkan bahwa hakim belum sepenuhnya mempertimbangkan hak anak dalam permohonan tersebut. Perkawinan anak berpotensi menghilangkan ataupun menghambat pemenuhan hak-hak anak, sehingga dikhawatirkan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Dispensasi Nikah, Perlindungan Anak, Penetapan |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 344 Hukum Pemburuhan, Pelayanan Sosial, Pendidikan, Kebudayaan |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Fatya Zahra Siahaan |
| Date Deposited: | 13 May 2026 07:44 |
| Last Modified: | 13 May 2026 07:44 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56002 |
