Kairul Abdi, 210201170 (2026) Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Pada Tari Saman di Kabupaten Gayo Lues. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
KAIRUL ABDI, 210201170, FTK, PAI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Tari Saman merupakan warisan budaya masyarakat Gayo Lues yang bukan hanya dikenal sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media dakwah, pembentukan etika sosial, dan pendidikan karakter. Di tengah tantangan moral generasi muda dan tuntutan pendidikan karakter di dalam kurikulum nasional, penting untuk menggali nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung di dalam tradisi lokal Tari Saman ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga rumusan masalah utama: bagaimana masyarakat Gayo Lues memaknai nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Tari Saman, bagaimana peran Tari Saman dalam membentuk karakter dan moralitas generasi muda, serta bagaimana relevansi nilai-nilai tersebut dengan konteks pendidikan karakter saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman masyarakat Gayo Lues dalam memaknai nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Tari Saman, serta peran Tari Saman di dalam membentuk karakter dan moralitas generasi muda, dan untuk mengetahui relevansi nilai-nilai tersebut dengan konteks pendidikan karakter saat ini. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, serta analisis data melalui content analysis. Hasil penelitian ini menyimpulkan dalam tiga poin, yaitu: (1) Masyarakat memaknai Tari Saman sebagai warisan budaya dan sosial yang mengandung nilai-nilai religius, silaturahmi, dan pembentukan karakter. (2) Tari Saman punya peran penting dalam membentuk akhlak generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, percaya diri. (3) Nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam Tari Saman seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, percaya diri, dan sopan santun, sangat relevan dengan pendidikan karakter saat ini, baik dalam dimensi kognitif, afektif, maupun psikomotor. Tari Saman dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, dan program budaya lokal sebagai media pembentukan akhlak mulia dan identitas sosial yang kuat. Penelitian ini merekomendasikan agar pelestarian dan pemanfaatan Tari Saman sebagai instrumen pendidikan karakter terus didorong oleh pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan tokoh adat melalui integrasi kurikulum, sosialisasi budaya, dan kolaborasi lintas komunitas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Nilai-Nilai, Pendidikan Akhlak, Tari Saman. |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 204 Pengalaman, Hidup, Praktik keagamaan 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X5 Akhlak dan Tasawuf > 2X5.1 Akhlak |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Kairul Abdi |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 05:59 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 05:59 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56044 |
