Kepemimpinan Kolaboratif Dalam Penguatan Tata Kelola Pondok Pesantren Darul Muta`Allimin Tanah Merah Aceh Singkil

Nurmalimah, 220206102 (2026) Kepemimpinan Kolaboratif Dalam Penguatan Tata Kelola Pondok Pesantren Darul Muta`Allimin Tanah Merah Aceh Singkil. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Kepemimpinan Kolaboratif Dalam Penguatan Tata Kelola Pondok Pesantren Darul Muta`Allimin Tanah Merah Aceh Singkil] Text (Kepemimpinan Kolaboratif Dalam Penguatan Tata Kelola Pondok Pesantren Darul Muta`Allimin Tanah Merah Aceh Singkil)
NURMALIMAH 220206102 AFTER SIDANG_removed.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Kepemimpinan kolaboratif tata kelola pondok pesantren merupakan suatu pendekatan kepemimpinan yang menekankan kerja sama, musyawarah, komunikasi terbuka, serta pembagian peran dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Dalam konteks pesantren, kepemimpinan kolaboratif, tata kelola pondok pesantren berperan penting dalam memperkuat tata kelola lembaga agar berjalan efektif dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kepemimpinan kolaboratif dalam penguatan tata kelola Pondok Pesantren Darul Muta’allimin Tanah Merah Aceh Singkil, untuk mengetahui peran kepemimpinan kolaboratif dalam penguatan tata kelola pesantren, untuk mengetahui kendala yang dihadapi, serta strategi yang digunakan dalam mengatasi kendala tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pimpinan pesantren, ustadz, pengurus, dan santri senior Pondok Pesantren Darul Muta’allimin Tanah Merah Aceh Singkil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk kepemimpinan kolaboratif diterapkan melalui kerja sama antar unsur pesantren, musyawarah dalam pengambilan keputusan, komunikasi dua arah yang terbuka, serta pembagian tugas sesuai kemampuan masing-masing; (2) kepemimpinan kolaboratif berperan dalam memperkuat tata kelola pesantren melalui peningkatan koordinasi, keterlibatan ustadz dan pengurus dalam perencanaan serta evaluasi program, serta terciptanya suasana kerja yang harmonis dan partisipatif; (3) kendala yang dihadapi meliputi perbedaan pandangan antar unsur pesantren, keterbatasan waktu dalam koordinasi, serta keterbatasan sumber daya; dan (4) strategi yang dilakukan pimpinan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan memperkuat musyawarah, meningkatkan komunikasi yang terbuka, serta membangun budaya kerja yang saling menghargai dan bertanggung jawab.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 303 Proses sosial > 303.3 Koordinasi dan pengawasan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Nurmalimah Nurmalimah
Date Deposited: 18 May 2026 03:55
Last Modified: 18 May 2026 03:55
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56068

Actions (login required)

View Item
View Item