[error in script]
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh habitual social media use terhadap kelalaian ibadah shalat mahasiswa perguruan tinggi berbasis Islam di Banda Aceh. Fenomena otomatisasi dalam bermedia sosial bepotensi mengganggu prioritas ibadah mahasiswa. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 107 responden yang diperoleh menggunakan teknik non-probability sampling. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS 26. Terdapat hubungan positif dan signifikansi antara habitual social media use terhadap kelalaian ibadah shalat, yang dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 6,646 yang lebih besar dibandingkan t-tabel 1,982 dengan signifikansi 0,000. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 3,096 + 0,641X, di mana nilai konstanta 3,096 menunjukkan tingkat kelalaian dasar, sedangkan koefisien regresi 0,641menegaskan bahwa setiap peningkatan kebiasaan media sosial secara otomatis akan meningkatkan kelalaian ibadah. Kontribusi variabel kebiasaan media sosial R-Square mencapai 29,6%, sementara 70,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal lain di luar penelitian ini. Penelitian ini membuktikan teori Robert Larose mengenai deficient selfregulation, yang menunjukkan bahwa kebiasaan bermedia sosial yang tidak terkendali dapat melemahkan regulasi diri mahasiswa dalam menjalankan kewajiban ibadah shalat.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.1 Ibadah > 2X4.12 Shalat |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Syakira Alfi Zahri |
| Date Deposited: | 13 May 2026 05:27 |
| Last Modified: | 13 May 2026 05:27 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56224 |
