[error in script]
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tekanan sosial dengan self-presentation pada remaja pengguna TikTok di SMAN 1 Ingin Jaya. Tekanan sosial mengacu pada konsep Helfert dan Warschburger, yaitu tekanan dari lingkungan sosial yang mendorong individu menyesuaikan perilaku dan citra diri. Self-presentation merujuk pada teori Goffman, Michikyan, Dennis, dan Subrahmanyam, yaitu proses individu dalam mengelola kesan dan menampilkan berbagai versi diri di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi berjumlah 409 siswa, dengan sampel 186 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala tekanan sosial dan self-presentation berbasis skala Likert. Hasil uji reliabilitas menunjukkan koefisien sebesar 0,872 untuk tekanan sosial dan 0,922 untuk self-presentation, yang berarti keduanya reliabel. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara tekanan sosial dan self-presentation (r = 0,922;p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tekanan sosial yang dirasakan remaja, maka semakin tinggi kecenderungan mereka dalam melakukan self-presentation di media sosial, dan sebaliknya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Nurrona Kamil |
| Date Deposited: | 13 May 2026 03:46 |
| Last Modified: | 13 May 2026 03:46 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56292 |
