[error in script]
Download (1MB)
Abstract
Perundungan terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan masalah serius dalam penerapan pendidikan inklusif di madrasah. Pencegahan perundungan memerlukan kebijakan dan strategi yang direncanakan dengan baik dari kepala madrasah serta keterlibatan seluruh komunitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan dan strategi kepala madrasah dalam mencegah perundungan terhadap ABK di MIN 9 Banda Aceh, serta memberikan gambaran tentang hambatan internal dan eksternal dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, wakil kepala sekolah bidang kemahasiswaan, dan guru wali kelas sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kebijakan pencegahan perundungan di MIN 9 Banda Aceh telah dilaksanakan berdasarkan visi dan misi madrasah inklusif yang menekankan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan perlindungan siswa. Strategi pencegahan tersebut dilaksanakan melalui penanaman empati, penguatan peran guru, manajemen kelas yang inklusif, dan keterlibatan orang tua. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu pelatihan yang terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan perundungan yang efektif terhadap anak-anak berkebutuhan khusus memerlukan kebijakan yang sistematis, kepemimpinan yang inklusif, dan upaya berkelanjutan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.4 Bimbingan dan Penyuluhan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Putri Kamila |
| Date Deposited: | 18 May 2026 04:12 |
| Last Modified: | 18 May 2026 04:12 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56336 |
