Larangan Penggunaan Lirik Lagu dalam Sengketa Hak Cipta (Analisis Kasus Ahmad Dhani dan Once Mekel)

Pria Fahrian Azfa, 210106093 (2025) Larangan Penggunaan Lirik Lagu dalam Sengketa Hak Cipta (Analisis Kasus Ahmad Dhani dan Once Mekel). Jurnal Al-Iqtishadiah, 06 (2). pp. 210-227. ISSN 2655-0555

[thumbnail of Hak Cipta, Royalti Musik, Sengketa Musisi, Hak Eksklusif, Lembaga Manajemen Kolektif.] Text (Hak Cipta, Royalti Musik, Sengketa Musisi, Hak Eksklusif, Lembaga Manajemen Kolektif.)
7.+Pria+Fahrian+Azfa+210-227(WATERMARK).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Sengketa hak cipta antara Ahmad Dhani dan Once Mekel menyoroti konflik interpretasi dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan larangan penggunaan lagu oleh pencipta, dengan fokus pada Pasal 9 dan mekanisme royalti kolektif dalam Pasal 23 ayat (5). Hasil penelitian ini menemukan bahwa tindakan pelarangan oleh Ahmad Dhani dapat dibenarkan secara hukum. Kasus ini menyimpulkan bahwa hak eksklusif pencipta bersifat absolut ketika kewajiban royalti diabaikan.

Item Type: Article
Keywords (Kata Kunci): Hak Cipta, Royalti Musik, Sengketa Musisi, Hak Eksklusif, Lembaga Manajemen Kolektif
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: PRIA FAHRIAN AZFA
Date Deposited: 19 May 2026 03:39
Last Modified: 19 May 2026 03:39
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56397

Actions (login required)

View Item
View Item