[error in script]
Download (15MB)
Abstract
Sistem kerja outsourcing yang berlandaskan kontrak sering kali menciptakan ketidakpastian mengenai keberlangsungan pekerjaan. Kondisi ini dapat memunculkan job insecurity bagi karyawan outsourcing, yaitu perasaan tidak aman dan kekhawatiran terkait potensi kehilangan pekerjaan. Salah satu faktor yang diduga terkait dengan job insecurity adalah kepribadian, terutama neuroticism, yang menunjukkan kecenderungan individu untuk mengalami emosi negatif seperti kecemasan dan mudah merasa khawatir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara neuroticism danj Job insecurity pada karyawan outsourcing PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 195 karyawan outsourcing diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert untuk mengukur job insecurity dan neuroticism. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi spearman (ρ) sebesar -0,415 dengan nilai signifikansi (p) 0,000, artinya ada hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan sedang antara neuroticism dengan job insecurity. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi neuroticism, maka semakin rendah Job Insecurity karyawan outsourcing.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Rahmatul Fadhilah |
| Date Deposited: | 19 May 2026 04:04 |
| Last Modified: | 19 May 2026 04:04 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56551 |
