Implementasi Program Grand Design Alternatif Development Dalam Mengurangi Prevalensi Penyalahgunaan Napza (Studi Di BNN Kabupaten Gayo Lues)

[error in script]

[thumbnail of membahas tentang Implementasi Program Grand Design Alternatif Development Dalam Mengurangi Prevalensi Penyalahgunaan Napza] [error in script]
Download (10MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Program Grand Design Alternatif Development dalam Mengurangi Prevalensi Penyalahgunaan NAPZA (Studi di BNN Kabupaten Gayo Lues)”. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah tingginya potensi penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) di Kabupaten Gayo Lues yang dipengaruhi oleh kondisi geografis, sosial, dan ekonomi masyarakat. Program Grand Design Alternatif Development (GDAD) hadir sebagai pendekatan strategis yang tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan alternatif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk implementasi Program GDAD dalam mengurangi penyalahgunaan NAPZA serta menganalisis perubahan perilaku masyarakat setelah program tersebut diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi Kepala BNN Kabupaten Gayo Lues, pelaksana program GDAD, serta masyarakat penerima manfaat program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program GDAD di Kabupaten Gayo Lues dilakukan melalui beberapa sektor utama, yaitu pengembangan sosial budaya, peningkatan keamanan dan ketertiban, pelestarian lingkungan hidup, pengembangan ekonomi, ketahanan pangan, dan pengembangan agrowisata. Program ini berhasil mengalihkan aktivitas masyarakat dari praktik ilegal seperti penanaman ganja menuju kegiatan ekonomi produktif yang legal dan berkelanjutan. Selain itu, program ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan pembangunan desa. Perubahan perilaku masyarakat setelah penerapan GDAD terlihat dari meningkatnya kesadaran akan bahaya NAPZA, berkurangnya keterlibatan dalam aktivitas penyalahgunaan narkoba, serta tumbuhnya pola hidup yang lebih produktif dan mandiri. Program ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Program Grand Design Alternatif Development efektif dalam mengurangi prevalensi penyalahgunaan NAPZA di Kabupaten Gayo Lues. Program ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait agar program ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Kesejahteraan Sosial
Depositing User: Maulidda Jindan
Date Deposited: 18 May 2026 08:06
Last Modified: 18 May 2026 08:06
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56874

Actions (login required)

View Item
View Item