[error in script]
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam pengawasan dan pengendalian peredaran barang kedaluwarsa di Kabupaten Aceh Tenggara, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Permasalahan ini muncul karena masih ditemukannya produk kedaluwarsa yang beredar di pasar tradisional maupun toko modern, yang menunjukkan bahwa pengawasan belum berjalan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Sumber data diperoleh dari dinas terkait, pelaku usaha, serta masyarakat, dan didukung oleh dokumen serta peraturan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan, dan Badan Pengelolaan Obat dan Makanan telah melakukan pengawasan melalui kegiatan inspeksi dan pembinaan kepada pelaku usaha. Namun, pelaksanaannya belum maksimal karena adanya beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, kurangnya koordinasi antarinstansi, serta rendahnya kesadaran pelaku usaha dalam mematuhi aturan. Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengawasan yang lebih intensif, penguatan koordinasi antarinstansi, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan temuan barang kedaluwarsa. Dengan upaya tersebut, diharapkan perlindungan konsumen dapat berjalan lebih efektif dan peredaran barang kedaluwarsa dapat diminimalisir di Kabupaten Aceh Tenggara.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Administrasi Negara |
| Depositing User: | Zavirna Widia Zahra |
| Date Deposited: | 19 May 2026 04:25 |
| Last Modified: | 19 May 2026 04:25 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56876 |
