[error in script]
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini membahas tentang pengamalan adab teungku dan santri di dayah Babussa’dah Aceh Selatan yang menjadikan kitab Tadzkirat Al- Sami’ Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-‘Alim Wa Al-Muta’allim sebagai pedoman akhlak dan adab dalam pendidikan dayah. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan nilai-nilai adab yang diamalkan oleh teungku dan santri berdasarkan kitab Tadzkirat Al-Sami’ Wa Al- Mutakallim Fi Adab Al-‘Alim Wa Al-Muta’allim, serta implementasinya di lingkungan dayah, (2) untuk mengidentifikasi implikasi dari pengamalan nilai-nilai adab terhadap teungku dan santri di dayah Babussa’dah Aceh Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi, kitab Tadzkirat Al-Sami’ Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-‘Alim Wa Al- Muta’allim, guru dan santri. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama, dari 36 adab guru yang seharusnya diamalkan, hanya 20 adab yang ditemukan dalam praktik lingkungan dayah diantaranya: dewan teungku telah menekankan keihklasan, objektivitas, kerendahan hati, kesantunan dalam suara, keramahan terhadap tamu, kedisiplinan dalam menutup pelajaran dengan do’a, dan ucapan penyerahan ilmu, mendahulukan membaca bagian mulia sebelum mengajar, bersifat rendah hati (tawadhu’) terhadap murid, serta memperingatkan murid yang melakukan tindakan berlebihan dalam proses belajar mengajar. Pengamalan adab santri berbasis kitab Al-Sami’ Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al-‘Alim Wa Al- Muta’allim dari keseluruhan 36 adab murid yang seharusnya diamalkan secara konsisten, peneliti hanya menemukan 21 adab yang diamalkan dan dipraktikkan secara nyata oleh santri dayah babussa’dah Aceh Selatan, diantaranya: niat ihklas, tawadhu’, menjaga lisan, menghormati guru, sabar dalam menuntut ilmu, tidak menunda-nunda dan menyegerakan waktu belajar, mengatur pergaulan, tidak menemui gurunya diluar majelis umum, duduk didepan guru dengan sopan, tidak mendahului guru dalam menjelaskan, serta mengetahui hak-hak teungku dan tidak melupakan jasa teungkunya. Kedua, Implikasi dari pengamalan nilai-nilai adab yang terkandung dalam kitab Tadzkirat Al-Sami’ Wa Al-Mutakallim Fi Adab Al- ‘Alim Wa Al-Muta’allim membawa dampak positif yang signifikan di lingkungan dayah Babussa’dah Aceh Selatan. Bagi santri implikasi pengamalan nilai-nilai adab, membentuk pribadi yang disiplin dan penuh penghormatan terhadap ilmu dan ahlinya ilmu, kecintaan terhadap ilmu, kesadaran spiritual dan moral, dan kesiapan menjadi teladan di masyarakat. Bagi teungku, nilai-nilai adab tersebut memperkuat niat dan keikhlasan dalam mengajar, meningkatkan kewibawaan, dan menjadikan mereka sebagai keteladanan yang nyata terhadap santri
| Item Type: | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X5 Akhlak dan Tasawuf 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X5 Akhlak dan Tasawuf > 2X5.1 Akhlak |
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Mia Audina |
| Date Deposited: | 21 May 2026 08:23 |
| Last Modified: | 21 May 2026 08:23 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57215 |
