Penerapan Metode 3T+1M Untuk Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Santri Di Kelas Al-Fath TPQ Fathun Qarib Darussalam Banda Aceh

Alda Risma, 220201016 (2026) Penerapan Metode 3T+1M Untuk Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Santri Di Kelas Al-Fath TPQ Fathun Qarib Darussalam Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang metode menghafal Al-Qur'an] Text (Membahas tentang metode menghafal Al-Qur'an)
Skripsi Alda Risma (220201016) FULL.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (10MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kualitas dan kuantitas hafalan santri di kelas Al-Fath TPQ Fathun Qarib, yang disebabkan oleh belum adanya penggunaan metode menghafal yang spesifik serta kurangnya kemampuan santri dalam mengaplikasikan ilmu tajwid secara benar. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: (1) Bagaimana aktivitas guru dalam menerapkan metode 3T+1M untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an santri di kelas Al-Fath TPQ Fathun Qarib Darussalam Banda Aceh. (2) Bagaimana aktivitas santri dalam mengikuti proses menghafal Al-Qur’an dengan menggunakan metode 3T+1M di kelas Al-Fath TPQ Fathun Qarib Darussalam Banda Aceh. (3) Bagaimana peningkatan hafalan Al-Qur’an santri setelah diterapkannya metode 3T+1M di kelas al-Fath TPQ Fathun Qarib Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah santri kelas Al-Fath TPQ Fathun Qarib yang berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan santri, serta tes penilaian hafalan (post-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap aspek. (1) Aktivitas guru meningkat dari kategori "Baik" (78,57%) pada Siklus I menjadi kategori "Sangat Baik" (92,86) pada Siklus II setelah dilakukan perbaikan pada instruksi murājaʻah. (2) Aktivitas santri meningkat dari kategori "Baik" (79,17%) pada Siklus I menjadi "Sangat Baik" (95,83%) pada Siklus II, ditandai dengan peningkatan kemandirian dalam tikrār dan murājaʻah. (3) Kemampuan hafalan santri mengalami peningkatan ketuntasan klasikal dari 80,21% pada Siklus I menjadi 88,19% pada Siklus II, dengan tingkat ketuntasan individu mencapai 100% (seluruh santri lulus KKM 75). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode 3T+1M (Talqīn, Tikrār, Tasmī’ dan Murājaʻah) sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an santri di TPQ Fathun Qarib Darussalam Banda Aceh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.3 Pendidikan > 2X7.31 Metoda dan Sistem Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Alda Risma
Date Deposited: 04 Jun 2026 02:05
Last Modified: 04 Jun 2026 02:05
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57474

Actions (login required)

View Item
View Item