Pengelolaan Keuangan Keluarga Milenial dalam Perspektif Maqasid Syari'ah (Studi Kasus di Wilayah Aceh Besar)

Rofa Nursholihah, 241010020 (2025) Pengelolaan Keuangan Keluarga Milenial dalam Perspektif Maqasid Syari'ah (Studi Kasus di Wilayah Aceh Besar). Tesis thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Pengelolaan Keuangan Keluarga Milenial dalam Perspektif Maqasid Syari'ah (Studi Kasus di Wilayah Aceh Besar)] Text (Pengelolaan Keuangan Keluarga Milenial dalam Perspektif Maqasid Syari'ah (Studi Kasus di Wilayah Aceh Besar))
241010020.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB)

Abstract

Keluarga merupakan institusi terkecil dalam masyarakat yang berperan penting dalam menjaga ketenteraman sosial dan spiritual. Pada keluarga milenial, persoalan ekonomi menjadi pemicu utama ketidakharmonisan hingga perceraian. Data Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) menunjukkan bahwa masalah ekonomi mendominasi gugatan cerai, diperkuat oleh temuan Pos Bantuan Hukum ‘Aisyiyah Aceh yang mengungkap berbagai kasus perceraian akibat ketidaksiapan finansial, gaya hidup konsumtif, kurangnya transparansi, dan komunikasi keuangan dalam rumah tangga. Generasi milenial yang hidup dalam era digital juga menghadapi tekanan gaya hidup dan minimnya literasi keuangan, sehingga memengaruhi pola pengelolaan harta keluarga. Penelitian ini berangkat dari dua pertanyaan utama: pertama, bagaimanakah kaitannya pengelolaan keuangan dengan ketahanan keluarga milenial; dan kedua, bagaimanakah implementasi konsep Maqasid Syariah terhadap pengelolaan keuangan keluarga milenial di Aceh Besar. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris, dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasilnya dijabarkan dalam bentuk data yang bersifat deskriptif analisis. Apabila prinsip pengelolaan keuangan keluarga yang diatur didalam Maqasid Syari’ah diaplikasikan di kehidupan keluarga milenial maka akan terwujudnya ketahanan keluarga yang baik. Hasil penelitian lapangan di Aceh Besar menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Islam dalam pengelolaan keuangan yakni amanah, keadilan dan keseimbangan, musyawarah, transparansi, serta prinsip halal dan thayyib belum terlaksana secara optimal. Minimnya literasi agama terkait hak dan kewajiban suami istri, lemahnya komunikasi, serta absennya pendidikan pranikah yang komprehensif menjadi faktor utama hambatan implementasi. Bimbingan calon pengantin (CATIN) di KUA yang hanya berlangsung sekitar dua jam belum mampu membekali pasangan dengan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan keuangan keluarga sesuai syariat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa solusi pengelolaan keuangan keluarga milenial dalam perspektif maqasid syariah tidak hanya bertumpu pada aspek teknis finansial, tetapi juga pada fondasi spiritual, pemahaman agama yang kuat, komunikasi efektif, serta pendidikan pranikah yang terstruktur. Penerapan prinsip-prinsip syariah secara komprehensif diyakini dapat membantu keluarga milenial mewujudkan rumah tangga yang harmonis dan berorientasi pada tercapainya ketahanan keluarga yang baik.

Item Type: Thesis (Tesis)
Keywords (Kata Kunci): Solusi Pengelolaan Keuangan, Keluarga Milenial, Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
Divisions: Program Pascasarjana > S2 Hukum Keluarga
Date Deposited: 04 Jun 2026 10:06
Last Modified: 04 Jun 2026 10:06
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57584

Actions (login required)

View Item
View Item