Strategi Teungku dalam Membina Santri Bermasalah di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan Aceh Selatan

Rusdiman, 180402052 (2026) Strategi Teungku dalam Membina Santri Bermasalah di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan Aceh Selatan. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Strategi Teungku dalam Membina Santri Bermasalah di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan Aceh Selatan] Text (Strategi Teungku dalam Membina Santri Bermasalah di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan Aceh Selatan)
180402052.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Ponpes Ashhabulyamin telah menerapkan beberapa strategi dalam pembinaan santri bermasalah, tetapi masih ada para santri yang tidak mematuhi aturan-aturan yang ditetapkan oleh ponpes. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi santri di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan, kemudian untuk mengetahui strategi pembinaan yang dilakukan teungku di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan dalam upaya pembinaan terhadap santri bermasalah, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan menghambat teungku dalam upaya pembinaan terhadap santri bermasalah di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian mengunakan metode wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, permasalahan yang lebih sering muncul di kalangan santri putra di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan Kabupaten Aceh Selatan yaitu terkait dengan pelanggaran tata tertib pesantren yang dilakukan santri. Berikut ini beberapa permasalahan yang sering ditemui; yaitu meninggalkan shalat berjamaah dan meninggalkan pengajian; merokok; Pulang ke desa tanpa izin pimpinan pondok pesantren dan dewan guru; membawa telepon genggam tanpa izin dari dewan guru dan pimpinan; Berpacaran. Kemudian strategi pembinaan teungku dengan menggunakan beberapa metode pembinaan diantaranya: pembinaan melalui keteladanan, pemberian nasehat, pemberian perhatian/pengawasan, pemberian pembiasaan dan pemberian hukuman. Selain itu, faktor pendukung setiap pembinaan sangat bergantung pada bantuan wali santri, orang tua, dan dewan guru atau teungku di pondok pesantren tersebut. Kurangnya dukungan orang tua dan wali murid menjadi unsur penghambat dalam membina santri. Kata kunci : strategi, pembinaan, teungku, santri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): strategi, pembinaan, teungku, santri.
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.3 Pendidikan > 2X7.34 Pendidikan non formal, masukkan disini pesantren > 2X7.341 Pesantren
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Date Deposited: 04 Jun 2026 10:19
Last Modified: 04 Jun 2026 10:19
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57623

Actions (login required)

View Item
View Item