Sri Bahreni Riski, 220101075 (2026) Penundaan Pembagian Harta Bersama Pascaperceraian: Kajian Yuridis Empiris Di Desa Katimaju, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. An-Nisa: Journal of Islamic Family Law, 02 (03). pp. 1-13. ISSN 3064-0520 (Submitted)
organized (34)_watermark.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik penundaan pembagian harta bersama pascaperceraian di Desa Katimaju, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, serta implikasinya terhadap pemenuhan hak ekonomi para pihak, khususnya perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode penelitian lapangan melalui wawancara dan studi dokumentasi terhadap masyarakat, tokoh adat, dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan pembagian harta bersama masih menjadi praktik yang lazim dan dipengaruhi oleh kuatnya norma adat, dominasi peran keluarga besar dan tokoh adat, serta keberadaan perkawinan tidak tercatat (kawin lare). Praktik tersebut dilakukan tanpa batas waktu yang jelas sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan berdampak pada keterlambatan pemenuhan hak ekonomi perempuan pascaperceraian. Secara normatif, praktik ini tidak sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam serta bertentangan dengan prinsip keadilan dalam hukum Islam apabila menimbulkan kemudaratan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Seri Bahreni Riski |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 05:04 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 05:04 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57749 |
