Analisis Pertimbangan Hukum dalam Penolakan Pembatalan Perkawinan (Studi Kasus Gugatan Mahkamah Syar’iyah Meulaboh Aceh Barat No. 54/Pdt.G/2024/Ms.Mbo)

Putri Rayyanda, 220101064 (2026) Analisis Pertimbangan Hukum dalam Penolakan Pembatalan Perkawinan (Studi Kasus Gugatan Mahkamah Syar’iyah Meulaboh Aceh Barat No. 54/Pdt.G/2024/Ms.Mbo). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang hukum keluarga] Text (membahas tentang hukum keluarga)
organized (38).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Pembatalan perkawinan adalah upaya hukum yang digunakan untuk membatalkan perkawinan yang sejak awal memiliki kelemahan hukum. Dalam praktik Mahkamah Syar’iyah, proses pembatalan perkawinan sering menghadapi masalah hukum. Salah satu masalah tersebut terlihat dari putusan Mahkamah Syar’iyah Meulaboh Nomor 54/Pdt.G/2024/Ms.Mbo, di mana permohonan pembatalan perkawinan ditolak karena gangguan kejiwaan calon istri tidak disebutkan sebagai alasan pembatalan dalam Pasal 71 Kompilasi Hukum Islam (KHI). Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini pertama, bagaimana pertimbangan hakim dalam menolak permohonan pembatalan perkawinan dalam putusan Mahkamah Syar’iyah Meulaboh No. 54/Pdt.G/2024/Ms.Mbo. Kedua, bagaimana persepektif hukum Islam dan hukum positif dalam pertimbangan hukum hakim terhadap penolakan pembatalan perkawinan dalam putusan Mahkamah Syar’iyah Meulaboh No.54/Pdt.G/2024/Ms.Mbo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mendasarkan pertimbangannya pada Pasal 71 KHI demi menjaga kepastian hukum. Dalam perspektif hukum Islam, pertimbangan hakim belum sepenuhnya mencerminkan prinsip syarat akal (‘aql), tujuan perkawinan (maqāṣid al-syarī‘ah), dan prinsip hukum Islam lainnya, selain itu dalam perspektif hukum positif, putusan hakim juga belum sepenuhnya mempertimbangkan ketentuan lain dalam UU Nomor 1 Tahun 1974 dan ketentuan KHI lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Putri Rayyanda
Date Deposited: 12 Jun 2026 03:42
Last Modified: 12 Jun 2026 03:46
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57809

Actions (login required)

View Item
View Item