Nadya Ulfa, 190402099 (2026) Pendekatan Terapi Zikir Dan Doa Untuk Mengembangkan Disiplin Ibadah (Studi Kasus Santriwati Pesantren Hidayatul Mubtadin Al-Aziziyah). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
NADYA ULFA, 190402099 (2026).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Disiplin ibadah merupakan bentuk ketaatan dan kepatuhan dalam melaksanakan perintah Allah SWT yang mencerminkan kesadaran spiritual dan tanggung jawab seorang muslim. Namun, fenomena di Dayah Hidayatul Mubtadin Al-Aziziyah menunjukkan masih adanya santriwati yang belum disiplin dalam beribadah, sehingga diperlukan pendekatan terapi zikir dan doa sebagai upaya pembinaan dan pembiasaan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan peran terapi zikir dan doa dalam mengembangkan disiplin ibadah santriwati di Pesantren Hidayatul Mubtadin Al-Aziziyah, Desa Uteun Sikumbang, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang memungkinkan peneliti memahami fenomena secara mendalam melalui pengalaman langsung para subjek penelitian. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian yaitu santriwati, sehingga informasi yang diperoleh bersifat lengkap dan autentik. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menemukan tema dan pola yang relevan serta menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan terapi zikir dan doa dilakukan secara terjadwal, berkelompok, dan berjamaah. Proses ini membiasakan santriwati untuk disiplin dalam menjalankan ibadah, khususnya shalat berjamaah, melalui pembiasaan, kebersamaan, dan dukungan lingkungan pesantren. Santriwati awalnya menghadapi tantangan adaptasi karena perbedaan kurikulum, budaya pesantren, motivasi, dan kebiasaan ibadah yang lebih teratur. Terapi zikir dan doa berperan sebagai media pembinaan karakter religius. Kegiatan ini memperkuat disiplin shalat berjamaah, membangun kebiasaan ibadah positif, meningkatkan kedekatan sosial, dan mendukung adaptasi santriwati dalam kehidupan pesantren. Temuan ini sejalan dengan konsep ibadah dalam Islam, yang mencakup dimensi lahir dan batin, vertikal (hablun minallah) maupun horizontal (hablun minannas), serta teori terapi Islami yang menekankan manfaat spiritual, emosional, dan psikologis dari zikir dan doa. Kata Kunci: Terapi Zikir, Doa, Disiplin Ibadah, Santriwati
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X5 Akhlak dan Tasawuf > 2X5.4 Do'a dan Zikir |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Nadya Ulfa |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 08:50 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 08:50 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57832 |
