Advokasi Pendidikan Islam terhadap Hak Perempuan dan Anak di Dayah Diniyah Darussalam Aceh Barat

M. Ikhwan, 221002019 (2026) Advokasi Pendidikan Islam terhadap Hak Perempuan dan Anak di Dayah Diniyah Darussalam Aceh Barat. Disertasi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana Dayah ini melakukan advokasi terhadap hak perempuan dan anak melalui jalur pendidikan Islam.] Text (Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana Dayah ini melakukan advokasi terhadap hak perempuan dan anak melalui jalur pendidikan Islam.)
M. Ikhwan DISERTASI FULL WATERMARK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (13MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh, meskipun daerah ini dikenal kuat dalam penegakan nilai-nilai Islam. Dalam konteks ini, pendidikan Islam diposisikan sebagai ruang strategis untuk mengadvokasi hak asasi manusia (HAM), khususnya bagi kelompok rentan. Dayah Diniyah Darussalam Aceh Barat menjadi fokus kajian karena perannya yang unik sebagai pesantren berbasis HAM yang memadukan fungsi pendidikan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana Dayah ini melakukan advokasi terhadap hak perempuan dan anak melalui jalur pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan iceberg analysis untuk mengungkap dimensi-dimensi laten dari struktur sosial, budaya, dan religius yang memengaruhi keberhasilan dan tantangan advokasi di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dayah Diniyah Darussalam tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga mengembangkan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) yang berorientasi pada nilai-nilai kesetaraan gender, keadilan sosial, dan perlindungan anak. Advokasi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Islam dan HAM ke dalam praktik pendidikan dan kehidupan sehari-hari di pesantren. Temuan penting lainnya adalah bahwa keberhasilan advokasi sangat bergantung pada kepemimpinan visioner dan dukungan komunitas. Dayah ini telah bertransformasi menjadi rumah aman bagi korban kekerasan, sekaligus menjadi model pendidikan Islam transformatif yang berbasis nilai kemanusiaan universal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren tradisional dapat menjadi agen perubahan sosial jika memiliki orientasi keadilan dan keberpihakan terhadap kelompok rentan. Model yang dikembangkan Dayah Diniyah Darussalam menawarkan alternatif praksis pendidikan Islam berbasis HAM yang berkelanjutan dan layak direplikasi di konteks lain.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Keywords (Kata Kunci): Pendidikan Islam, Advokasi HAM, Perempuan dan Anak,Pesantren, Dayah Diniyah Darussalam
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.3 Pendidikan > 2X7.34 Pendidikan non formal, masukkan disini pesantren > 2X7.341 Pesantren
Divisions: Program Pascasarjana > S3 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: M. Ikhwan
Date Deposited: 26 Jun 2026 04:00
Last Modified: 26 Jun 2026 04:00
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58027

Actions (login required)

View Item
View Item