Akulturasi Komunikasi Antara Mahasiswa Aceh Dan Melayu Thailand (Studi Terhadap Adaptasi Bahasa Indonesia Dalam Pergaulan Antar Mahasiswa Di Kota Banda Aceh)

Nesti Irhamni, 170401144 (2024) Akulturasi Komunikasi Antara Mahasiswa Aceh Dan Melayu Thailand (Studi Terhadap Adaptasi Bahasa Indonesia Dalam Pergaulan Antar Mahasiswa Di Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang Adaptasi, Komunikasi, Bahasa Indonesia, Melayu Thailand] Text (membahas tentang Adaptasi, Komunikasi, Bahasa Indonesia, Melayu Thailand)
SKRIPSI NESTI IRHAMNI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Akulturasi Komunikasi Antara Mahasiswa Aceh dan Melayu Thailand (Studi Terhadap Adaptasi Bahasa Indonesia dalam Pergaulan antar Mahasiswa di Lingkungan Kota Banda Aceh)”. Mayoritas mahasiswa asing asal Thailand di lingkungan Kota Banda Aceh menggunakan bahasa Melayu dalam percakapan sehari-hari, karena berasal dari daerah Thailand Selatan yaitu wilayah Patani. Bahasa melayu tersebut merupakan bahasa lokal atau bahasa daerah Patani. Walaupun memiliki banyak persamaan dengan bahasa Indonesia, tentu saja bahasa Melayu memiliki perbedaan dengan bahasa Indonesia. Perbedaan tersebut tentunya menyebabkan kendala dalam berkomunikasi.Terdapat banyak kata dalam bahasa Melayu yang berbeda arti dalam bahasa Indonesia, sehingga tak jarang hal tersebut akan menjadi kendala.Pokok masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana adaptasi bahasa Indonesia mahasiswa Melayu Thailand di lingkungan kota Banda Aceh. Untuk mengetahui bagaimana komunikasi antara mahasiswa Aceh dan Melayu Thailand serta bagaimana adaptasi mahasiswa Melayu Thailand terhadap bahasa Indonesia dalam Pergaulan antar Mahasiswa. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan pada penelitian ini adalah Mahasiswa Melayu Thailand yang berkuliah di kampus Wilayah Kota Banda Aceh sebanyak 10 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi antara mahasiswa Aceh dan Melayu Thailand dalam pergaulan antar mahasiswa di Kota Banda Aceh terjadi secara personal dan kelompok. Komunikasi secara personal terjadi saat percakapan antara mahasiswa Melayu Thailand dengan mahasiswa Aceh secara pribadi, yang biasanya dilakukan untuk membahas masalah perkuliahan. Komunikasi personal ini terjadi dengan intensitas yang terbilang rendah. Kemudian komunikasi kelompok biasanya terjadi saat ada kegiatan organisasi yang melibatkan kedua belah pihak antara mahasiswa Melayu Thailand dan mahasiswa Aceh. Adaptasi terhadap bahasa Indonesia dilakukan secara mandiri dan perlahan oleh mahasiswa Melayu Thailand. Mahasiswa Melayu Thailand di Kota Banda Aceh mengalami tantangan dalam beradaptasi dengan bahasa Indonesia. Meskipun ada kemiripan kosakata antara bahasa Melayu Thailand dan bahasa Indonesia, gaya bicara dan intonasinya berbeda, yang merupakan hambatan utama. Namun, dengan bantuan dan dukungan dari mahasiswa Aceh, mereka semakin termotivasi untuk belajar dan beradaptasi. Penguasaan bahasa Indonesia dianggap penting untuk berhasil dalam proses akademik, mencari pekerjaan, dan berintraksi secara sosial di komunitas lokal. Selain itu, kemahiran ini juga berpotensi membuka peluang karir dan pengembangan pribadi bagi mahasiswa Melayu Thailand tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 301 Sosiologi dan antropologi
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Nesti Irhamni
Date Deposited: 13 Jul 2026 03:57
Last Modified: 13 Jul 2026 03:57
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58260

Actions (login required)

View Item
View Item