Eksistensi Fotografer Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Di Era Digital

Cut Siti ‘Ajilah Humaira Umar, 220501021 (2026) Eksistensi Fotografer Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Di Era Digital. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Eksistensi Fotografer, Era Digital, Disrupsi Teknologi, Adaptasi Profesi, Wisata Religi, Ekonomi Kreatif] Text (Eksistensi Fotografer, Era Digital, Disrupsi Teknologi, Adaptasi Profesi, Wisata Religi, Ekonomi Kreatif)
Skripsiii , 220501021.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang eksistensi fotografer keliling di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya di kawasan Masjid Raya Baiturrahman sebagai salah satu destinasi wisata religi utama di Aceh. Perkembangan teknologi seperti smartphone dengan kamera canggih telah mengubah pola perilaku masyarakat dalam mengabadikan momen, sehingga berdampak pada keberlangsungan profesi fotografer tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi fotografer di kawasan Masjid Raya Baiturrahman dalam menghadapi era digital, mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi, serta mengkaji strategi yang dilakukan fotografer untuk mempertahankan profesinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan fotografer, klien, pengunjung, serta pihak pengelola masjid sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi fotografer di kawasan Masjid Raya Baiturrahman masih bertahan, namun mengalami pergeseran dari kebutuhan utama menjadi pilihan tambahan akibat perkembangan teknologi digital, khususnya penggunaan smartphone. Tantangan utama yang dihadapi meliputi penurunan jumlah pelanggan, perubahan perilaku wisatawan yang semakin mandiri dalam mengambil foto, serta meningkatnya persaingan antar fotografer. Di sisi lain, peluang tetap terbuka melalui momen wisata religi, nilai emosional foto, serta kebutuhan akan hasil foto yang lebih profesional dan estetis. Dalam menghadapi kondisi tersebut, fotografer melakukan berbagai strategi adaptasi, seperti inovasi layanan (cetak dan file digital), pemanfaatan teknologi editing, penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Selain itu, peran organisasi dan dukungan dari pihak pengelola masjid juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan profesi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi fotografer tidak hilang, melainkan mengalami transformasi seiring perkembangan era digital. Keberlanjutan profesi fotografer sangat bergantung pada kemampuan adaptasi, inovasi, serta dukungan kelembagaan dalam menghadapi perubahan teknologi dan sosial

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.1 Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Cut Siti ‘Ajilah Humaira Umar
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:16
Last Modified: 15 Jul 2026 04:16
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58504

Actions (login required)

View Item
View Item