Hilma Fitriani, 220201094 (2026) Implementasi Model Halaqah Dalam Pembelajaran Tahsinul Qira’ah Di Pesantren Jabal Nur Jadid Aceh Barat Daya. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
SKRIPSI HILMA FITRIANI (FINAL).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (6MB)
Abstract
Keberhasilan suatu proses pembelajaran sangat ditentukan oleh pendekatan dan strategi pembelajaran yang digunakan oleh pendidik. Pemilihan model pembelajaran yang tepat akan berpengaruh terhadap efektivitas penyampaian materi serta peningkatan kualitas hasil belajar santri. Dalam konteks pembelajaran Al-Qur’an, khususnya Tahsinul Qira’ah, diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar sesuai kaidah tajwid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model halaqah dalam pembelajaran Tahsinul Qira’ah di Pesantren Jabal Nur Jadid Aceh Barat Daya, menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model halaqah dalam pembelajaran Tahsinul Qira’ah dilaksanakan melalui pembagian kelompok kecil dengan formasi melingkar, pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran, serta pemberian bimbingan dan koreksi langsung oleh ustadzah. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa model halaqah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan santri, terutama dalam aspek makharijul huruf, tajwid, dan kefasihan membaca. Selain itu, keberhasilan model ini didukung oleh interaksi yang intens antara ustadzah dan santri, suasana belajar yang kondusif, serta pembinaan yang berkelanjutan. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan santri, tingkat kejenuhan dalam belajar, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, direkomendasikan agar pihak pesantren terus mengoptimalkan penerapan model halaqah dengan penyesuaian terhadap tingkat kemampuan santri, meningkatkan variasi metode pembelajaran untuk mengurangi kejenuhan, serta menambah alokasi waktu pembelajaran agar hasil yang dicapai lebih maksimal. Selain itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan inovasi model pembelajaran yang lebih variatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.3 Pendidikan > 2X7.31 Metoda dan Sistem Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Hilma Fitriani |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 05:21 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 05:21 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58547 |
