NANDA SHIDDIKIA, 190603147 (2026) Eksistensi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) Perbankan Syariah dalam Pengembangan Financial Technology pada UMKM di Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Nanda Shiddikia, 190603147, FEBI, PBS.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan pengalaman penggunaan system pembayaran QRIS (Quick Respons Code Indonesian Standard) pada UMKM di Kota Banda Aceh serta hambatan penerapannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian yaitu sebanyak 13 pelaku UMKM di Banda Aceh. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: pertama, Pengalaman QRIS bagi UMKM di Banda Aceh tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong digitalisasi usaha, meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas akses pasar, serta memperbaiki tata kelola keuangan UMKM. Para pelaku UMKM berharap agar sosialisasi dan dukungan terhadap penggunaan QRIS terus ditingkatkan sehingga semakin banyak UMKM yang mampu beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital. Selain itu, para pelaku usaha menyatakan bahwa QRIS secara signifikan mempermudah transaksi pembayaran mereka hanya dengan mengakses perangkat teknologi sementara prosesnya yang sederhana dan terjangkau menjadikannya sebagai langkah efektif dalam mengadopsi transaksi non tunai sehari-hari. Setiap transaksi yang dilakukan melalui QRIS tercatat secara otomatis dan dapat dilihat melalui laporan transaksi harian atau bulanan. Hal ini memudahkan mereka dalam melakukan pencatatan keuangan, menghitung pendapatan, serta mengevaluasi kinerja usaha. Sebelumnya, pencatatan dilakukan secara manual dan sering kali tidak teratur, namun dengan QRIS, transparansi dan akurasi data keuangan menjadi lebih baik. Kedua, beberapa tantangan dalam penerapan QRIS pada UMKM Kota Banda Aceh antaranya mencakup pada biaya administrasi yang menyulitkan UMKM, terutama yang berskala mikro, dalam mempertahankan margin keuntungan. Konektivitas jaringan internet yang terbatas menjadi kendala teknis signifikan, menciptakan hambatan dalam proses transaksi dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi pelanggan dan pedagang. Masalah teknis pada aplikasi QRIS, seperti bug atau kesalahan sistem, memberikan risiko terhadap kelancaran transaksi non-tunai. Variabilitas waktu penyelesaian transaksi antar bank menciptakan tantangan operasional yang memengaruhi likuiditas UMKM, khususnya dalam situasi mendesak dan belum terlihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah pelanggan atau keuntungan bagi pelaku usaha yang beralih ke QRIS.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi) > 332 Ekonomi Keuangan dan Finansial, Ekonomi Biaya dan Pembiayaan > 332.17 Layanan Bank (ATM, M-Banking) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > S1 Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Nanda Shiddikia |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 07:35 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 07:40 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58650 |
