Tradisi Perayaan Khitanan Perempuan (Studi Etnografi Di Gampong Jambi Baru, Subulussalam)

Mufrihal Rafid, 190501024 (2026) Tradisi Perayaan Khitanan Perempuan (Studi Etnografi Di Gampong Jambi Baru, Subulussalam). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of khitanan perempuan, tradisi, etnografi, budaya Aceh, masyarakat Jambi Baru] Text (khitanan perempuan, tradisi, etnografi, budaya Aceh, masyarakat Jambi Baru)
SKRIPSI RAFID 2026, 20 mei (1).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tradisi Perayaan Khitanan Perempuan (Studi Etnografi di Gampong Jambi Baru, Subulussalam)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sejarah Tradisi Khitanan Perempuan serta memahami makna Prosesi Perayaan Khitanan Perempuan dan perspektif masyarakat terhadap praktik tersebut di Desa Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam fenomena sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat.Data yang di dapatkan di analisa melalui pola Miles dan Huberman, yaitu data reduetion, data display dan Clonclusion drawing.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi khitanan perempuan di Desa Jambi Baru tidak hanya dipandang sebagai praktik keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari adat istiadat yang memiliki nilai sosial yang kuat. Prosesi terintegrasi dalam sebuah rangkaian upacara adat yang menyerupai pesta besar, melibatkan partisipasi masyarakat luas, serta melalui beberapa tahapan seperti musyawarah (duek meupakat) dan persiapan kolektif lainnya. Tradisi ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial, memperkuat solidaritas, dan memberikan legitimasi sosial terhadap individu dalam komunitas. Dari perspektif masyarakat, khitanan perempuan dipahami sebagai bagian dari identitas budaya dan nilai religius yang telah diwariskan secara turun-temurun. Meskipun demikian, terdapat dinamika dalam cara pandang masyarakat, di mana sebagian mulai terbuka terhadap perspektif modern, terutama terkait aspek kesehatan dan perlindungan perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi tersebut bersifat dinamis dan mengalami perubahan seiring perkembangan pengetahuan dan interaksi sosial. Dengan demikian, tradisi khitanan perempuan di Desa Jambi Baru merupakan praktik budaya yang kompleks, yang mengintegrasikan unsur adat, agama, dan struktur sosial dalam kehidupan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 390 Customs, Etiquette, Folklore (Adat Istiadat, Etiket, Folklor)
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Mufrihal Rafid
Date Deposited: 29 Jul 2026 08:53
Last Modified: 05 Aug 2026 04:32
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58710

Actions (login required)

View Item
View Item