Arsyil Adlimi, 210101024 (2026) Kewajiban Istri Mengurus Rumah Tangga: Studi Kritis Perspektif Nāṣiruddīn Al-Albānī. Res Nullius Law Journal, 8 (1): 7. pp. 85-100. ISSN 2721-4206
Arsyil Adlimi, 210101024, FSH, HK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Artikel ini mengkaji kewajiban istri dalam mengurus pekerjaan rumah tangga dalam perspektif Nāṣiruddīn Al-Albānī, dengan menyoroti problem ketegangan antara konstruksi normatif klasik dan dinamika relasi keluarga kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif melalui metode konseptual, dengan menelaah karya-karya Al-Albānī sebagai sumber hukum primer, serta didukung bahan hukum sekunder dan tersier. Analisis dilakukan secara preskriptif-kritis untuk menilai relevansi pandangan tersebut dalam konteks sosial modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Albānī menegaskan kewajiban istri mengurus pekerjaan domestik sebagai konsekuensi akad nikah, berdasarkan dalil Al-Qur’an, hadis, dan praktik historis. Namun, ketika diukur dengan parameter kontekstual berupa perubahan peran gender, partisipasi ekonomi perempuan, dan prinsip keadilan relasional dalam keluarga, pandangan tersebut menunjukkan keterbatasan relevansi. Penelitian ini merekomendasikan reinterpretasi normatif yang menekankan prinsip musyārakah (kerja sama) dan ta‘āwun (saling membantu) antara suami dan istri dalam pengelolaan rumah tangga.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.36 Hak dan Kewajiban Suami Isteri, termasuk Nafakah |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | arsyil Adlimi |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 02:48 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 03:06 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58947 |
